Langsung ke konten utama

Persembahkan Tarian Khas Dampit Berjudul ‘Sawung Blanggreng’ Penonton Tertegun Melihat Aksi Kelas 7 SMP Ibnu Rusyd Dampit

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Dengan memanfaatkan sumber daya alam di wilayah desa Dampit, mayoritas Masyarakat bermata pencaharian sebagai petani kopi dan hidup berdampingan dengan kopi. Kebun kopi bukan hanya sekedar kantor bagi para petani, melainkan tempat Dimana anak anak bisa belajar serta bermain. Inilah persembahan dari kelas 7, tari sawung blanggreng.

Tarian Sawung Blanggreng lahir dari refleksi kehidupan masyarakat Desa Amadanom yang erat kaitannya dengan kopi. Nama “Sawung Blanggreng” sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti ayam jantan berwarna merah tua, simbol kekuatan dan ketahanan, yang mencerminkan semangat masyarakat dalam bertani kopi. Tarian ini diciptakan sebagai ungkapan syukur atas berkah alam dan panen kopi yang melimpah.

Gerakan dalam tarian ini menggambarkan aktivitas sehari-hari para petani kopi, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen biji kopi. Para penari mengenakan kostum berwarna cerah dengan aksen merah dan hijau, serta menggunakan properti seperti Joker Merah dan sapu lidi yang melambangkan alat-alat yang digunakan dalam berkebun kopi. Tarian ini tidak hanya mempesona secara visual, tetapi juga sarat makna dan cerita.

Tarian Sawung Blanggreng mengandung berbagai nilai moral yang penting, seperti budi pekerti, kerjasama, dan penghormatan kepada orang tua. Tarian ini mengajarkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, bekerja sama dalam mengelola alam, dan berterima kasih atas hasil yang diberikan oleh tanah yang subur.

Anak-anak desa sejak dini diajarkan untuk berpartisipasi dalam tarian ini sebagai bagian dari pendidikan budaya mereka. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai luhur tentang pentingnya kerja keras dan kebersamaan tertanam kuat, membantu mereka untuk lebih mengenal dan menghargai warisan yang telah diturunkan dari nenek moyang mereka.

Tarian Sawung Blanggreng memiliki Implementasi dan Apresiasi,Tarian Sawung Blanggreng tidak hanya ditampilkan dalam acara adat atau perayaan tertentu, tetapi juga telah menjadi bagian dari kurikulum di sekolah formal Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit. Dengan demikian, setiap anak tumbuh dengan mengenal dan mencintai tarian ini, menjadikannya sebagai bagian integral dari identitas mereka.

Pengakuan terhadap Tarian Sawung Blanggreng tidak hanya datang dari masyarakat setempat, tetapi juga dari pihak luar yang tertarik dengan pesan yang disampaikan melalui gerakannya. Festival-festival budaya dan event pariwisata sering kali menampilkan tarian ini sebagai daya tarik utama, memberikan panggung bagi generasi muda untuk menampilkan kekayaan budaya mereka kepada dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...