Fenomena puasa merupakan sebuah intervensi fisiologis dan psikologis yang melampaui sekadar tradisi ritual. Dalam perspektif medis modern yang dipadukan dengan kearifan spiritual, puasa berfungsi sebagai mekanisme "reset" sistemik yang melibatkan orkestrasi kompleks antara organ hati, sistem endokrin, profil proteomik seluler, dan dimensi terdalam dari jiwa manusia. Kajian yang disampaikan oleh dr. Farid Wahyu Endarto memberikan landasan penting mengenai bagaimana tubuh manusia melakukan efisiensi energi dan regenerasi seluler selama periode absennya asupan nutrisi. Analisis ini mengeksplorasi secara mendalam proses detoksifikasi ganda—fisik dan ruhani—yang terjadi selama siklus puasa, dengan memvalidasi setiap fase melalui literatur medis kontemporer dan studi proteomik yang komprehensif. Arsitektur Metabolik: Transisi dari Glukosa ke Ketosis Proses metabolisme manusia selama puasa merupakan manifestasi dari kemampuan adaptasi evolusioner yang luar biasa. Tubuh tidak sekada...
SENSUS ASPIRASI
Menghimpun segala aspirasi serta membudayakan abdi, adab, aktif, ajar dan amal