Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 18, 2022

Distribusi Kader Guna Merevitalisasi Organisasi di Era Distrupsi

Oleh : Nafila Lana Amalia Kaderisasi merupakan kegiatan berpikir, berpengalaman yang akhirnya membentuk suatu karakter. Kaderisasi dibagi menjadi dua yaitu yang bersifat formal, nonformal, dan informal. Didalam Organisasi Embrio pertama Nahdlatul Ulama’ (NU) yakni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ulama’, atau yang sering disebut IPNU IPPNU juga memiliki strategi Kaderisasi, antaralain Kaderisasi formal mencangkup makesta, lakmud, dan lakud; kaderisasi informal yaitu kita masuk pada kepanitiaan; sedangkan kaderisasi non formal mencangkup diklatama, latin, latpel. Kaderisasi jaman Sekaran asih terpaku kepada kaderisasi klasik dimana hanya terpusat pada suatu modul, tanpa melakukan improvisasi sesuai dengan kebutuhan dari daerah masing-masing, semua itu mungkin karena perkembangan pemikiran zaman dahulu belum memiliki pemikiran yang kritis seperti sekarang, untuk itu zaman sekarang Sumber Daya Islam  (SDM) sudah semakin merata sehingga kaderisasi juga...

Trip To Tumpak Sewu Waterpack

Akhir-akhir ini sepertinya aku sangat membutuhkan refreshing, diri ini menuntut untuk refreshing meskipun pencapaiannya belum ada namun masalah kian berdatangan. Namun juga begitu, apa sebelumnya masalah yang sedang mampir, masalahnya  bukan cara mengatasi masalah tersebut, namun bagaimana mengetahui masalah apa yang sedang mampir disekelumit sekjab kehidupan ini, tapi tak masalah yang penting penyelesaiannya sudah ada walaupun belum tahu apa masalahnya, ibaratnya aku sudah punya kunci inggris mesti belum tahu mur yang akan direkatkan yang mana, namun setidaknya sudah ada alat untuk merekatkan mur itu, berapapun ukurannya. Sehingga pada fenomena ini obatnya adalah tertawa, explorasi pengalaman posisi, proses refleksi. Itu semua bisa dibungkus dengan kegiatan perjalanan menuju lokasi wisata di Coban Sewu Waterpack. Banyak drama sebelum berangkat menuju kesana, mulai diskusi kemana akan pergi saja sudah bimbang, saling berpendapat dan memberikan pertimbangan, mulai dari waktu keberan...

Malam Idul Adha dari Takbri Keliling Hingga Sate Kelinci

Sabtu, 9 Juli 2022 bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1443 atau terakhir puasa arafah, malamnya merupakan momentum umat islam untuk merayakan hari raya kurban yang terjadi setiap tahun, tak inginkalah dengan yang lain, akupun menikmati malam hari raya iduk adha ini seperti yang lain, walaupun sangat berbeda dengan yang lain dalam merayakannya. Ada banyak fakta dan fenomena tahun ini dalam menyambut Hari Raya Idul Adha yang tak terduga sebelumnya, antara lain : Tiba-tiba menginginkan sate kelinci, padahal besok bisa saja makan sate selama sehari karena banyak mendapatkan daging dari hewan kurban. Fenomena ini datang ketika aku sama-sama mengajak teman untuk makan dan sepakat sekaligus mengingnkan sate kelinci sebagai santapan malam itu, disamping penasaran oleh rasanya karena  tidak pernah makan sate kelinci selama seumur hidup mungkin akan menjadi istimewa bila memakan makana yang belum kita makan, namun pertama makan diwaktu yang istimewa bersama orang yang istimewa pula. Akhirnya, ka...

Seharian, Muslimat NU Kabupaten Malang riang gembira dengan 7 Games Seru

  Seharian, Muslimat NU Kabupaten Malang riang gembira dengan 7 Games Seru Tepat satu bulan pasca dilantik Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatu Ulama’ (NU) Kabupaten 01 Juni 2022 lalu, organisasi tertua NU Perempuan itu mengadakan acara outbond atau yang biasa disebut kegiatan games seru, secara tata Bahasa outbond berasal dari dua kata, yaitu out yang artinya keluar dan bond yang artinya lahir, atau bisa diartikan sebagai lahir kembali, dengan semangat baru yang energik. Hal ini disampaikan oleh Rurid Rudianto Ketua Yayasan Lereng Kawi Migunani (YLKM) sebagai fasilitator acara outbond tersebut. Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Malang Hj. Khofidah juga menyampaikan, bahwa tujuan dari outbond ini tidak lain adalah untuk menjalin kekeluargaan yang lebih dekat dan erat antara pengurus pimpinan cabang dan atau kepada pengurus pimpinan anak cabang, karena dilihat dari peserta outbond yang berjumlah kurang lebih 200 itu, berasal dari pengurus pimpinan cabang dan pimpinan anak cabang musl...