Langsung ke konten utama

Trip To Tumpak Sewu Waterpack


Akhir-akhir ini sepertinya aku sangat membutuhkan refreshing, diri ini menuntut untuk refreshing meskipun pencapaiannya belum ada namun masalah kian berdatangan. Namun juga begitu, apa sebelumnya masalah yang sedang mampir, masalahnya  bukan cara mengatasi masalah tersebut, namun bagaimana mengetahui masalah apa yang sedang mampir disekelumit sekjab kehidupan ini, tapi tak masalah yang penting penyelesaiannya sudah ada walaupun belum tahu apa masalahnya, ibaratnya aku sudah punya kunci inggris mesti belum tahu mur yang akan direkatkan yang mana, namun setidaknya sudah ada alat untuk merekatkan mur itu, berapapun ukurannya. Sehingga pada fenomena ini obatnya adalah tertawa, explorasi pengalaman posisi, proses refleksi. Itu semua bisa dibungkus dengan kegiatan perjalanan menuju lokasi wisata di Coban Sewu Waterpack.

Banyak drama sebelum berangkat menuju kesana, mulai diskusi kemana akan pergi saja sudah bimbang, saling berpendapat dan memberikan pertimbangan, mulai dari waktu keberangkatan, kondisi cuaca disana nanti dan lain sebagainya, namun akhirnya kami jadi berangkat walaupun bisa dikatakan kesiangan. Meski begitu perjalanan sangat lancar dana man, termasuk cuaca juga sangat mendukung dan moodboster dari kami berdua juga terjaga, karena yang paling penting dari sebuah perjalanan adalah pembawaan dari diri kita sendiri, bagaimana cara kita menciptakan suasana yang enak dan enjoy disetiap pembahasan, nah itu semua berasal dari diri kita sendiri namun juga ditentukan bersama siapa kita melakukan perjalanan, karena dengan siapa berjalan maka disitu topik pembicaraan, pembahasan dan tujuan perjalanan itu akan tercapai.

Diawali pukul 09.39 hingga 13.18 WIB sekitar 3 jam kami diperjalanan, karena kami berangkat dari arah kota malang, sehingga pukul 13.18 hingga 18.00 kami berada dikawasan wisata Tumpak Sewu Waterpack. Kurang lebih 5 jam kami berada dilokasi wisata, hal ini karena kami sangat menikmati perjalanan. Ada 3 spot coban yang kami kunjungi antaralain Tumpak Sewu Waterpack, Gowa Tetes dan air terjun batu biru yang membuat durasi kami begitu agak lama. Bisa dibayangkan saking menikmatinya, perjalnan dari loket menuju dasar air terjun saja sekitar satu jam setengah, begitu pula dengan pulangnya. Dari perjlanan susur sungai, tebing, menuruni dan menaiki bebatuan, ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil, sekitar 5 jam itu pula kami tidak mendengarkan bisingnya knalpot seperti diperkotaan, suara keybroad yang terus gemelitik karena deadline, hingga notifikasi handphone yang tak kunjung senyap. Hanya gemericik angin, tiupan angi semilir alami yang kian menerpa, sesaat kesyahduan inilah memang yang sedang dibutuhkan psikis ini. 

Sampai saat waktu sholat tiba, selama 2 waktu sholat, dhuhur dan ashar kita tunaikan dialam terbebas itu, sungguh musholla terbaik sepanjang masa yang kita temui. Dimana hanya beralaskan sehelai sarung dan mengambil air wudhu tanpa antri, begitulah kiranya gambaran menikmati alam bebas di suasana alam. Agar tidak terlalu malam saat sampai diloket exit, sekitar pukul 16.00 kami memutuskan untuk naik, sambil menyusuri sungai dengan rute yang berbeda, dan seuai prediksi kami tiba di loket exit pukul 18.00 WIB. Kemudian, setelah pukul 18.30 WIB pasca menunaikan sholat maghrib dimusholla warga sekitar Kawasan Wisata kami bertolak pulang menuju malang. Sungguh, kejadian 16 Juli 2022 itu, lumajang menjadi saksi bisu perjalanan panjang kami.


Karena seharian kami tidak sempat makan, meski rencana awal perjalanan adalah untuk memasak pula, namun karena waktu yang mepet kami tidak makan berat, hanya berbekal makanan ringan sebagai pemanis lidah, untuk itulah ditengah perjalanan mampir untuk makan sate, eitss… namun bukan sate kelnci lagi ya, hehe. Di pasar Dampit pukul 20.00 kami berhenti untuk mengisi logistik hingga pukul 22.00 dan sampai di Kota Malang pukul 23.30 WIB. Memang perjalanan itu Lelah dan melelahkan, namun jika telah usai seperti ini sangatlah dirindukan, itulah mengapa disaat menjalankan perjalanan dan mengalami kelelahan hanya satu motivasinya, menganggap bahwa Lelah yang sedang dialami ini adalah suatau yang akan dirindukan disuatu saat nanti.

Akhir cerita, terimakasih kamu yang telah berani menemaniku, ikut berperan dan menghasilkan kenangan bersama, masih banyak tempat edukasi berbasis laboratorium kehidupan yang harus kita gandrungi, tetap sehat selalu, semoga dilancarkan dan sukses dan sisemua kegiatan, terimakasih sekali lagi.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...