Langsung ke konten utama

Tahun 2020 Kudu Jenggirat Tangi


Tahun 2020 adalah angka tahun yang unik untuk mengenang sesuatu, Tentunya peristiwa yang spesial atau bahkan prestasi. Marilah ditanggal 1 januari ini sejenak kita heningkan fikiran, kita letakkan hajat demi bertafakur tentang diri kita masing-masing. Tak abadi kita hidup didunia ini, maka selayaknya orang yang akan memiliki tujuan perlu kita siapkan langkah langkah untuk menggapai tujuan itu, Bukankah tujuan kita adalah akhirat dan dunia hanya sebagai jalan tempuh. Maka konsep singkat seperti ini perlu kita tanamkan dilubuk hati terdalam sehingga kita menjadi manusia yang memiliki predikat sukses baik dimata manusia atau tuhan serta sukses didunia maupun akhirat.


Sejauh ini, selama saya berumur 19 tahun didunia ini saya sebenarnya tidak pantas untuk menulis tulisan ini. Tetapi satu pedoman hidup yang saya pegang yaitu amar ma'ruf nahi mungkar serta yang terkadung dalam surah al asr. 1 januari kemarin saya mendapati perkataan yang baik yang disampaikan oleh al habib ahmad jamal bin toha baagil. Beliau menyampaikan dalam nasihatnya " dadio arek enom seng metuwek ojo sampek dadi wong tuwek seng mengenom" nasihat dan anekdot itu kerap disampaikan oleh beliau saat acara majelis ta'lim pada tahun baru kemarin di kidul pasar besar kota Malang.

Beliau juga mengingatkan bila kita ingin memperoleh kehidupan yang sukses harus menggunakan jalan tempuh atau cara yang rasional. Misalkan seseorang menginginkan kekayaan maka orang harus bekerja dengan giat serta bertawakal kepada allah tidak pergi ke dukun atau mencari pesugihan. Beliau juga menganalogikan seseorang yang kaya nomor satu didunia yaitu Bil Gates yang memiliki kekayaan 110 US dolar. Dia tidak berpikir yang irasional dia hanya bekerja dengan keras dan tawakal kepada tuhan.

Ditahun 2020 ini cukuplah kita berbuat yang tidak baik, marilah kita berfikir dewasa, berfikir maju, demi kehidupan yang lebih cemerlang. Marilah kita bermuhasabah dengan diri sendiri apa kekurangan diri kita sehingga munculah kelebihan kita yang akan menutupi kekurangan kita.

Wahai saudara-saudaraku yang muslim empat bulan lagi kita akan menemui bulan yang sangat diagungkan dan didambakan oleh umat islam sedunia, puaskah jika kita menjemput bulan suci ini tanpa persiapan yang matang. Sama halnya kita ketika akan menjemput seorang sangat berarti dihidup kita, kita berpakaian rapi, berbau harum dan berwajah gembira. Begitu pula dengan kita menyambut bulan yang suci ini, kita perlu mensucikan diri ini. Kita mulai dari detik ini juga. Kalau tidak sekarang kapan lagi, mulai dari hal kecil.

Hal kecil ini yang bila kita lakukan secara terus menerus akan menjadi hal yang luar biasa, misalnya bangun pagi dan merapikan tempat tidur. Hal ini bisa menjadi aura positif bagi diri kita. Seusai merapikan tempat tidur kita akan merasa puas dan senang, jika dipagi hari kita telah merasakan kesenangan maka menjalani hari hingga nanti malam akan berujung kesenangan pula tentunya berujung kepada hal-hal positif.

Kiranya itu, semoga dapat membangun spirit kita dalam memperbaiki diri ditahun 2020 dan mengukir kehidupan baru di tahun angka cantik ini. Mari kita ingat jargon dari daerah banyuwangi yaitu Jenggirat Tangi yang memiliki arti bahwa kita harus bangkit.

Semoga kita semua diberikan kesuksesan didunia dan diakhirat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...