Langsung ke konten utama

Viral !!! Prediksi Rosulullah Tentang Indonesia


Belakangan ini telah terjadi berbagai ancaman di indonesia, ada yang mengatakan itu merupakan hal biasa pasca pemilu atau memang kejadian yang telah direncanakan oleh pihak yang kurang bertanggung jawab dan masih banyak lagi tafsiran-tafsiran tentang kondisi negara indonesia dari berbagai sudut pandang.


Terkadang hanya dengan berbicara untuk tidak melakukan hal kejahatan memang mudah dibanding dengan berusaha sekuat tenaga untuk tidak melakukan kejahatan. Tetapi hanya dengan cara itulah sementara yang bisa kita lalukan selain kita juali dari diri kita sendiri. Nasihat menasihati adalah cara kedua.

Jika kita belajar dari zaman sebelumnya, khususnya zaman rosululloh dimana zaman yang amat tentram karena langsung dipimpin oleh rosulullah. Kita akan banyak mempelajari suatu peristiwa yang sebenarnya dapat dibuat acuan atau teladan untuk hidup berbangsa dan bernegara di indonesia ini.

Kisah yang terjadi di zaman rosulullah ini wajib kita ketahui agar kita sebagai rakyat indonesia mampu menyelenggarakan kehidupan sesuai tujuan bangsa indonesi yang ada didalam Pembukaan UUD 1945 yaitu perdamaian abadi dan keadilan sosial. Maka bacalah kisah ini dari awal hingga habis, tanpa ada bagian yang terskip.
Selamat Membaca

Pada zaman rosulullah berdagang budak adalah hal yang biasa, suatu ketika ada sebuah keluarga yang amat kaya, mereka terdiri dari sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemewahan dan ketentraman. Keluarga ini ingin sekali memiliki sebuah budak akhirnya datanglah keluarga ini ketempat perjual belian budak.

Setelah sampai ditempat jual beli budak sepasang suami istri ini memilih dan akhirnya bulatlah tekad mereka untuk memilih salah satu budak. Lalu mereka lapor kepada sang penjual budak bahwa mereka akan membeli budak itu.

Setelah mereka lapor kepada penjual budak, penjual budak pun terheran-heran dengan pilihan pembeli budak yang sebagian besar memilih budak yang telah di pilih sepasang suami istri ini. Tetapi setelah penjual budak ini menjelaskan kriteria dari masing-masing budak ini para pembeli budak akhirnya tidak jadi memilih budak tersebut.

Sepasang suami istri itu juga tak kalah penasaran, mereka juga bertanya mengapa para pembeli budak tidak jadi membeli budak tersebut padahal budak itu bertubuh besar, sehat, kuat, tidak banyak makan, dan cekatan dalam semua hal pekerjaan. Penjual budak itupun membenarkan bahwa itu adalah benar tetapi ada satu hal yang membuat para pembeli budak itu mengurungkan niatnya yaitu budak ini memiliki sifat Pemfitnah.

Tidak goyah, sepasang suami istri itu tetap memilih budak itu karena alasan materi dan fisik, untuk sifatnya nanti budak bisa didatangkan kyai dan ustad secara rutin yang akan mengubah kepribadian budak. Akhirnya penjual budak itu tidak memaksa walupun sempat mengingatkan kalau nanti dalam kurun waktu satu bulan atau satu tahun ada sesuatu dia tidak bertanggung jawab. Akhirnya kedua belah pihakpun menyetujuinya dan akhirnya budak yang memiliki sifat pemfitnah itu diajak pulang oleh sepasang suami istri itu.

Satu bulan berjalan semua aman aman saja, bahkan sampai satu tahun tidak ada keganjalan. Suami istri itu telah melaknat orang yang telah memfitnah si budak ini bahwa budak ini adalah pemfitnah, sampai akhirnya....

Pada suatu hari budak ini pergi ke kantor suami majikannya, dengan kaget suami dari majikkannya itu bertanya ada hal apa sehingga dia berani dan nekat bertemu dengannya disini. Lalu budak itu bercerita bahwa istrinya merencanakan pembunuhan kepadanya, si suami ini kaget dan tidak percaya tapi dengan gayanya yang licik akhirnya budak ini memberikan jaminan kalau dia berbohong dia rela diapakan saja, akhirnya suami ini bertanya kapan sang istri akan membunuhnya. Si budak menjawab malam jum'at esok.

Si suami masih belum percya dengan ini semua akhirnya dia hanya memiliki sifat waspada kepada istrinya.

Si budak ini tidak tinggal diam dan berhenti disini setelah meracuni pikiran sang suami dari majikannya, si budak ini memberikan resep kepada sang istri jika ingin usaha suaminya semakin berkembang dan keluarganya semakin tentram maka sang istri ini harus mengambil rambut sang suami saat ia tidur besok malam jum'at.

Akhirnya malam jum'at pun tiba, suami istri itu akan tidur. Sang suami telah memiliki paradigma bahwa ia akan dibunuh istrinya dan sang istri memiliki keinginan besar untuk mengambil rambut suaminya.

Akhirnya sang suami ini berpura pura tidur, sang istri pun mulai menjalankan aksinya. Suami ini memperhatikan gerak gerik sang istri muali dari bangun, mengambil gunting dan puncaknya sang suami ini mengetahui dibalik selimutnya jika sang istri mengacungkan gunting kearah suaminya. Akhirnya sang suami bangun dan membunuh istrinya sebelum dia dibunuh.

Dari sini kita sudah dapat mengambil hikmah bahwa sesuatu yang sulit diobati adalah watak.
Kata pepatah orang jawa "yen watuk kui biso diobati ananging watak kui digowo tekan mati"

Rosulullah juga memberikan suri tauladan dan nasehat bila disuatu keluarga (bangsa indonesia) masih ada tukang fitnah maka jangan harap ada kehidupan yang tentram didalamnya.


Itulah hal yang dapat kita petik, ditengah maraknya zaman yang penuh dengan fitnah ini.
Semoga kita selalu mendapatkan petunjuk dari Allah SWT.
Aaamiin...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...