Langsung ke konten utama

NU MALANG PEDULI SERAHKAN 65 UNIT HUNIAN SEMENTARA KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA ERUPSI SEMERU 2021

  

MWC NU Beserta Banom

Sebanyak 21 dari 33 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama’ (MWC NU) Se-Kabupaten Malang pada Senin, 28 Februari 2022 menuju Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Kegiatan terbebut bertujuan menyerahkan bantuan berupa Hunian Sementara (HUNTARA) kepada masyarakat terdampak bencana Eruspi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021. Sebanyak 65 Unit diserahkan kepada masyarakat sebanyak 20 unit secara simbolis. Semua itu tersebar di masing-masing dusun pada desa supiturang yang merupakan salah satu wilayah terdampak bencana ini.
Penyerahan dan Labelisasi


Acara dimulai pada 08.00 pagi, diawali dengan pemberangkatan serentak oleh perwakilan PCNU Kab. Malang, Ketua NU Kab. Malang Peduli dan Lazizinu Kab. Malang. Selanjutnya berangkat menuju Lumajang dengan sebanyak 40 mobil iring-iringan mobil Bersama protkol patwal Polres Malang. 
Salahsatu bangunan HUNTARA


Pada pukul 11.00 rombongan sampai di Masjid NU An-Nur desa supiturang untuk melaksanakan sholat dhuhur dan makan siang yang langsung dipandu oleh pengurus. Setelah selesai sholat dan makan siang, pengurus NU Peduli melakukan koordinasi dengan Perwakilan dari MWC NU Se-Kabupaten Malang untuk menjelaskan beberapa hal, diantaranya pertama, acara penyerahan ini sebagai laporan tim NU Peduli sebagai bentuk tanggungjawab bahwa bantuan yang selama ini disalurkan kepada TIM NU PEDULI telah disalurakan, hal ini disampaikan langsung oleh Pak Heru sebagai perwakilan TIM NU PEDULI. Hadir Pula Abah Abdul Malik Selaku Ketua Lasiz NU, beliau juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga nahdiyin Malang yang telah mengulurkan tangan untuk membantu saudara kita yang ada di Lumajang. Karena kehadiran warga NU yang berada di kabupaten Malang dalam hal ini diwakili oleh NU PEDULI telah banyak membantu, hal ini disampaikan oleh Ketua Ranting NU Supiturang Ust. Mustofa.
Relawan NU MALANG PEDULI dan Relawan Lokal



Setelah acara koordinasi selesai dilanjutkan survey lokasi pendirian huntara yang tersebar di masing-masing dusun, diantaranya dusun gumukmas A, Gunung Pedot A, dan Oro-Oro ombo. Dari total keseluruhan 65 unit huntara yang dibangun survey dilakukan terhadap 20 titik unit huntara saja yang mana ini juga didirikan secara komunal, sehingga selain huntara ada juga Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang didirikan. Dan dari 33 MWC yang ada dikabupaten malang hanya perwakilan 20 mwc saja yang diberangkatkan karena mengingat lokasi terdampak juga sudah mulai aktif kegiatan masyarakat seperti akses jalan alternatif malang-lumajang dan penambangan pasir, sehingga dikhawatirkan iring-iringan mobil yang dibawa akan menyebabkan kemacetan.
Ketua NU MALANG PEDULI dan Ketua Lazisnu Kab. Malang


4 tim yang terdiri dari 5 perwakilan MWC telah dibagi dan disiapkan untuk survey lokasi pendirian huntara dan MCK, selain survey tim nu malang peduli yang terdiri dari perwakilan MWC juga memiliki kesempatan kepada warga terdampak untuk berinteraksi secara langsung, berbagi pengalaman dan cerita ketika bencana datang, sehingga selain survey kegiatan tersebut dapat memberikan layanan psikososial bagi warga dan pengalaman kebencanaan bagi perwakilan tim nu malang peduli. Kemudian, acara ditutup dengan mengunjungi aliran lahar yang berada didusun sumbersari, umbulan, dan curah kobokan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...