Langsung ke konten utama

Dalam Waktu 3 Bulan, PC. GP Ansor Kabupaten Malang Sudah Melaksanakan 7 Angkatan PKD

Sahabat Hermawanto, SE. MM Ketika Memberikan Materi Kepada Para Peserta

Pasca libur panjang ramadhan dan idul fitri kaderisasi formal pimpingan cabang gerakan pemuda ansor kabupaten malang kembali diawali di dua titik sekaligus, yaitu Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) angkatan ke VI dan VII, hal ini merupakan bentuk langkah konkret dari komitmen PC GP Ansor Kabupaten Malang dalam berkhidmah, bahkan belum dilantik, masih satu setengah bulan pasca konferensi sudah melaksanakan tujuh angkatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar. Dua titik tersebut antara lain dilaksanakan di PAC GP Ansor Jabung dan Wagir. 

Menurut sahabat Hermawanto, Kaderisasi adalah proses pembentukan kader yang dilakukan secara terarah, terencana, sistemik, terukur, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan, yang dilakukan dengan tahapan dan metode tertentu, dalam rangka menciptakan kader yang sesuai dengan nilai, prinsip dan cita-cita organisasi. Sedangkan Pelatihan Kepemimpinan Dasar,selanjutnya disebut PKD, adalah pendidikan dan pelatihan kader jenjang awal dalam sistem kaderisasi GP. Ansor yang dimaksudkan untuk mencetak kader pemimpin organisasi dan masyarakat ditingkatan Pimpinan Ranting atau desa/kelurahan dan Pimpinan Anak Cabang atau kecamatan, tandas beliau yang juga anggota Corps Provost Banser Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas).

Pada acara pembukaan yang dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB dalam sambutannya ketua panitia pelaksana PKD menyampaikan, PKD kali ini adalah agenda pertama pada program kerja PAC GP Ansor Kecamatan Jabung, disisi lain uniknya beliau juga menyampaikan daya tarik dan minat dari Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) mengalami kesenjangan yang sangat jauh hampir 50%, bahkan dalam aturan ansor sebelum mengikuti diklatsar harus telah mengikuti PKD. Namun ini kehebatan dari NU yang bisa menyikapi hal-hal seperti ini.

Acara Foto Bersama Pasca Pembukaan

Disisi lain Ketua PAC GP Ansor yang baru saja di lantik, Sahabat Mulyono menyampaikan bahwa kader juga berasal dari mahasiswa dan juga pelajar SMA yang telah lulus, sehingga dari 100 yang terdaftar sebagian besar yang bisa mengikuti acara pembukaan adalah calon kader dengan latar belakang mahasiswa, karena kader yang lain sedang memiliki kesibukan yang lain misalnya, hari sabtu pada minggu ini berbarengan dengan acara pembagian raport, sehingga peserta yang lainnya akan menyusul maksimal pada acara materi yang pertama, yaitu materi orientasi pengkaderan.

Dua acara yang sama tersebut serentak dilakukan bahkan bersamaan berdasarkan waktu pembukaan dan penutupannya, berdasarkan dari data sementara dari masing-masing panitia pelaksana peserta terdaftar lebih dari 100 orang yang telah mendaftar. 

Diharapkan dari kaderisasi formal berupa PKD yang telah terlaksana minimal di masing-masing tingkatan Pimpinan Anak Cabang (PAC), dapat menjadi momentum akselerasi untuk meningkatkan kader Ansor yang ada di Kabupaten Malang baik secara kuantitas maupun kualitas, kader yang telah menempuh PKD sengaja dipersiapkan untuk melanjutkan tonggak estafet kepemimpinan dan memperjuangkan visi dari Jamiyyah Nahdlatul Ulama'.

Peserta PKD PAC Ansor Jabung

Akhir literasi, semua stake holder yang diberikan kesempatan untuk melakukan sambutan, beliau-beliau semua berharap untuk kegiatan PKD membawa kemanfaatan untuk ummat,  khususnya pada kecamatan jabung atau untuk semuanya secara umum, selama kita masih memegang al-qur'an dan as-sunnah.






PKD Ansor Wagir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...