Langsung ke konten utama

Ketua Penggerak PKK Jatim Arumi Bachsin Kunjungi Wilayah Terdampak Bencana Banjir Kabupaten Malang



Sumawe, 25/10/2022 Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Arumi Bachsin melalui Yayasan Aksi Baik miliknya mengunjungi daerah terdampak banjir yang melanda wilayah selatan kabupaten Malang pada 17 Oktober 2022 kemarin, sekitar 50 personil itu tiba di Kantor Desa Kedungbanteng pada pukul 16. 48 WIB. 

Tujuan dari kunjungan ini adalah secara untuk mengetahui secara langsung kondisi wilayah yang terdampak gempa, salah satunya adalah Desa Kedungbanteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang yaitu di SDN 4 Desa Kedungbanteng dan Dusun Kedung Mas, kerusakan itu antara lain Bangunan Sekolah yang runtuh tertimpa longsor, 3 rumah warga dan 1 musholla. 

Desa Kedungbanteng sengaja sebagai lokasi kunjungan karena disamping banyak lokasi yang terdampak, desa Kedungbanteng dirasa kurang mendapatkan perhatian dari relawan yang bergiat. "Kami sengaja datang kesini untuk melihat langsung lokasi terdampak bencana dan agar terjadi pemerataan penanganan" tutur Arumi. 

Disamping itu, rombongan datang tidak menggunakan protokol yang ketat, namun menggunakan Yayasan Aksi Baik dan Jember Bergerak agar tidak kendala birokarasi yang panjang. Karena dalam penanganan bencana harus cepat dan tepat. Disamping itu, hasil analisis ini nanti akan dibawa ke tingkat pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti. 

Kepala desa Kedungbanteng, Suwarno berharap semoga adanya uluran tangan dan tindaklanjut terkait bencana ini, utamanya dalam bentuk fasilitas umum. Beliau juga menyampaikan titipan dari Dinas Pendidikan untuk juga memperhatikan terkait Fasilitas Pendidikan. "Kami prioritaskan penananganan untuk fasilitas umum dan ada titipan dadi dinas pendidikan utuk juga memperhatikan fasilitas sekolah". Ungkap Suwarno.

Kunjungan kali ini mendapatkan respon yang sangat baik dari warga, pemerintah desa bahkan para relawan. Badan Koordinasi Relawan Universitas Negeri Malang (BKR UM) yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat Cakrawala Universitas Negeri Malang (TRCC UM), ini merupakan langkah yang sangat tepat dalam menangani bencana utamanya dalam masa tanggap darurat ini.

Koordinator Lapangan (Korlap) Penanganan Bencana Banjir Kabupaten Malang BKR UM Nur Hamid Abdissalam menyampaikan bahwa langkah seperti ini hendaknya menjadi teladan semua elemen dalam mengambil sikap dalam menangani bencana yang sedang terjadi utamanya dalam masa tanggap darurat. "Dengan turun secara langsung dan tanpa birokrasi yang panjang, merupakan cara yang efektif untuk merespon bencana, seperti yang dilakukan oleh Bu Arumi ini, hendaknya cara seperti ini bisa menjadi teladan semua instansi terkait dalam merespon bencana yang terjadi" ujar Mahasiswa UM jurusan Pendidikan Luar Sekolah itu.

Akhir literasi, semoga perjalanan diberikan kelancaran dan memberikan dampak bagi penanganan bencana banjir yang ada di wilayah selatan Kabupaten Malang.


Dokumentasi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...