Langsung ke konten utama

Departemen Kimia FMIPA UM Gelar Pelatihan Pembuatan Biopestisida Dari Kulit Rambutan; Di Desa Rembun Kecamatan Dampit

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Senin 3 Juli 2023. Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan pelatihan pembuatan biopestisida menggunakan kulit rambutan di perkebunan kopi yang terletak di desa rembun Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pelatihan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Departemen Kimia FMIPA UM, Kepala Desa Rembun Ahmad Sholeh dan kelompok tani dari desa rembun dan para praktisi pertanian yang tertarik dengan penggunaan bahan alami untuk melawan hama dan penyakit tanaman.

Biopestisida adalah pestisida yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti tumbuhan, yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Kulit rambutan, yang umumnya dianggap sebagai limbah pertanian, telah terbukti memiliki kandungan senyawa aktif yang efektif dalam melawan hama dan penyakit tanaman.

Dalam pelatihan ini, para petani yang hadir diberi wawasan dan pengetahuan tentang proses ekstraksi senyawa aktif dari kulit rambutan dan formulasi biopestisida yang tepat untuk digunakan dalam perkebunan kopi. Disisi lain mereka juga diberikan pengetahuan tentang cara mengaplikasikan biopestisida ini dengan benar, termasuk dosis yang diperlukan dan frekuensi penggunaan.

Dr. Neena Zakia, S.Si., M.Si. salah satu dosen pembimbing di Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UM menyampaikan, "Kami sangat senang dapat berkontribusi pada pertanian di daerah ini. Dengan memberikan pengetahuan menggunakan bahan-bahan alami seperti kulit rambutan untuk mengendalikan hama dan penyakit, petani dapat mengurangi penggunaan pestisida kimia yang berpotensi merusak lingkungan dan kesehatan manusia."

Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UM berencana untuk terus mendukung petani lokal dengan mengadakan pelatihan dan riset lebih lanjut tentang penggunaan bahan-bahan alami dalam pertanian. Mereka berharap dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan penggunaan pestisida yang ramah lingkungan.

Pelatihan pembuatan biopestisida dari kulit rambutan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam pengembangan metode alami untuk melawan hama dan penyakit tanaman di perkebunan atau sawah yang ada di didesa Rembun Kecamatan Dampit. Untuk mengetahui implementasi selanjutnya dari acara pelatihan pembuatan biopestisida ini, dosen dari FMIPA UM beserta mahasiswa melakukan pembagian angket atau kuesioner kepada para petani yang hadir dalam kegiatan ini, dengan tujuan dapat mengetahui kebutuhan dan langkah apa yang setelah ini harus disiapkan.


Pewarta : Eril Fajar R

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...