Langsung ke konten utama

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Nanopartikel: Wujud Nyata Kontribusi Dosen UM dalam Mewujudkan Kurikulum Merdeka di SMA

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Nanoteknologi yang populer dalam dekade terakhir mendorong pemerintah dan akademisi untuk giat mengedukasi dan melaksanakan program tentang teknologi tersebut. Salah satu program tersebut dilakukan melalui kurikulum terbaru, yaitu Kurikulum Merdeka di tingkat SMA.

“Di dalam Kurikulum Merdeka tingkat SMA, ada materi baru yaitu tentang nanoteknologi yang harus kami sampaikan ke siswa, dan kami sebagai guru kadang masih bingung dan belum menguasai betul materi tersebut sehingga alangkah baiknya jika dari pihak kampus sebagai ahli memiliki program untuk membantu kami para guru ini” ujar Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Malang, Denywati, S.Pd. saat para dosen Kimia Universitas Negeri Malang (UM) melakukan pengabdian kepada Masyarakat di SMAN 1 Tumpang pada tahun 2022 lalu.

Menindaklanjuti permasalahan yang disampaikan MGMP, sekelompok dosen Kimia UM melakukan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) lanjutan pada tahun 2023 ini dengan tema Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Nanopartikel dan Pembelajarannya Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Kimia Kabupaten Malang dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Tingkat SMA.

“Kegiatan PkM yang kami lakukan meliputi penguatan materi tentang nanoteknologi dan dilanjutkan pelatihan pembuatan nanopartikel. Nah, pelatihan ini kami laksanakan di laboratorium Kimia Anorganik UM dengan melakukan kegiatan praktikum pembuatan nanopartikel dari oksida logam besi, mangan dan tembaga dengan berbagai metode. Kami mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru-guru Kimia di Kabupaten Malang tentang nanoteknologi sehingga pengalaman belajar siswa SMA dalam implementasi Kurikulum Merdeka bisa berjalan dengan maksimal.” ujar salah satu dosen Kimia UM yang kerap disapa Bu Meyga.

“Aplikasi nanoteknologi di Indonesia masih belum maju seperti negara-negara lain, jika memang materi nanoteknologi ini nantinya konsisten diajarkan sedari SMA, maka besar kemungkinan para siswa akan tertarik di bidang tersebut sehingga nantinya nanoteknologi Indonesia dapat berkembang pesat”. Lanjutnya

Saat pelatihan pembuatan nanopartikel secara langsung, para guru sangat senang dan antusisas karena ini adalah hal dan pengalaman baru bagi mereka. 

“Senang sekali rasanya saat digandeng menjadi rekanan untuk kegiatan pengabdian, bagi kami ini adalah berkah yang luar biasa karena kami bisa mempelajari langsung dari ahlinya tentang apa itu nanopartikel dan kami juga mendapatkan pengalaman bagaimana praktikum pembuatan nanopartikel secara langsung serta mendapatkan pendampingan saat implementasi di sekolah” ujar Deywati. 

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat dan benar-benar dibutuhkan di lapangan.

“Mudah-mudahan ke depan jika ada kegiatan semacam ini lagi, organisasi kami mendapatkan kesempatan menjadi rekanan kembali” tambahnya dengan penuh harap. 

Keberhasilan dan antusiasme para guru terhadap kegiatan PkM ini, mencerminkan betapa dibutuhkannya solusi dan kerjasama antara sekolah dan Perguruan Tinggi dalam membangun pendidikan Indonesia. Para dosen Kimia UM juga berharap di tahun-tahun yang akan datang kegiatan PkM nanoteknologi terus berlanjut dengan kajian lebih mendalam atau di skala peserta yang lebih besar sehingga inovasi pembelajaran dan teknologi tepat guna (nanopartikel) di sekolah melalui implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan dengan sinergis dan maksimal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...