Langsung ke konten utama

Upaya PLS UM dan DP3A Tekan Angka Pernikahan Dini di Kecamatan Singosari

 


MALANG I JATIMSATUNEWS.COM : Dalam upaya menekan angka pernikahan dini, dosen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan sosialisasi di SMK Muhammadiyah 3 Singosari pada Rabu, 12 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh 76 peserta, terdiri dari siswi SMK Muhammadiyah 3 Singosari dan SMP Muhammadiyah 4 Singosari.

Dr. Endang Sri Redjeki, ketua tim penyelenggara, menjelaskan alasan pemilihan sekolah tersebut sebagai lokasi kegiatan. "Sekolah ini kami pilih karena Singosari menjadi kecamatan dengan pernikahan dini tertinggi di Kabupaten Malang," ungkapnya.

Sosialisasi ini diisi oleh Banun Arlika Poernomo dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), yang membahas dampak negatif pernikahan dini dari berbagai aspek. Dari segi ekonomi, pernikahan dini seringkali memaksa pasangan muda untuk berhenti sekolah, yang kemudian berdampak pada kurangnya keterampilan dan peluang pekerjaan yang baik. Hal ini mengakibatkan siklus kemiskinan yang sulit diputus. Dari segi kesehatan, remaja putri yang menikah dini berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan dan persalinan, serta kelahiran bayi dengan berat badan rendah. Secara psikologis, pernikahan dini dapat menyebabkan stres, depresi, dan tekanan mental karena ketidakmatangan emosional dalam menghadapi tanggung jawab rumah tangga.

Selain sosialisasi, para peserta juga mendapatkan pelatihan kreasi hampers dan seserahan yang dipandu oleh Anisa Rizki Riyandini, anggota tim dari Dr. Endang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan yang bisa digunakan sebagai peluang usaha di masa depan.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Dra. Titin Prihatin Rahayu, MM, menyambut baik kegiatan ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bu Endang beserta tim telah memilih sekolah kami. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini bisa memotivasi para peserta untuk turut serta menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Malang dan juga mudah-mudahan anak-anakku bisa mengambil kesempatan belajar serta bisa membuat semacam projek," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan para peserta mengenai bahaya pernikahan dini, tetapi juga memberikan mereka keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan memotivasi mereka untuk terus melanjutkan pendidikan.

Dengan sinergi antara pihak sekolah, akademisi, dan pemerintah, diharapkan angka pernikahan dini di Singosari dan sekitarnya dapat ditekan, serta menciptakan generasi muda yang lebih sehat, berpendidikan, dan sejahtera.


Pewarta : Nur Hamid Abdissalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...