Langsung ke konten utama

9 Stand Bazar Ramaikan Gelar Karya Festival Budaya Nusantara Yayasan Ponpes MIftahul Ulum Al-Manaf Dampit Kabupaten Malang

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Pesta Budaya Nusantara Dalam Rangka Puncak Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), SMP Ibnu Rusdy dan SMK Cendikia Madinah Dampit digelar meriah dan ikuti oleh seluruh siswa mulai kelas 7 hingga kelas 10, di Halaman SMK Cendekia Madinah pada sabtu, (21/9/24).  

Kegiatan ini bertujuan untuk untuk membangun sikap saling menghormati dan memperkuat rasa persatuan di antara para siswa lingkungannya, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang bangga dan menghargai keanekaragaman budaya Indonesia dalam spirit Bhineka Tunggal Ika ditengah zaman yang serba instan ini.

Selain itu, dilihat dari gelaran karya yang dikemas dalam bentuk stand bazar kegiatan ini juga memiliki tujuan khusus diantaranya menumbuhkan kreatifitas siswa untuk memiliki jiwa wirausaha muda, karena dizaman sekarang ini seseorang diharuskan memiliki keterampilan khusus dan keahlian terhadap masing-masing bidang yang dimiliki. Generasi zaman modern ini perlu ditumbuhkan mental yang kuat guna menghadapi kehidupan kelak nanti. 

Salahsatu siswa jurusan Multimedia SMK Cendikia Madinah yang juga koodinator stand bazarnya mengungkapkan merasa sangat senang dengan kegiatan bazar, dia berharap produknya dapat terjual laris dan dimumati oleh kaum muda, sebab produk yang dihasilkan merupakan produk masa kini yang sedang diminati oleh generasi muda. 

"Hari ini kami membuka stand bazar, kami ada produk sablon kaos, jasa foto studio, pembuatan mug, gantungan kunci, tote bag, hand bag, mahar dan souvenir lainnya. Saya harap produk saya ini dapat laku terjual, karena harganya sangat terjangkau namun kualitasnya bisa diadu" ungkap 

Kegiatan gelar karya berupa bazar ini terbuka untuk masyarakat umum desa Amadanom kecamatan Dampit Kabupaten Malang, masyarakat telihat berbondong-bondong mengunjungi bazar, berbelanja menikmati kuliner sembari menghabiskan waktu senja. Salah satu warga setempat yang sempat diwawancarai wartawan oleh jatimsatunews merasa tertarik dengan bazar yang diselenggarakan, selain karena ingin memanjakan lidahnya terhadap jajan nusantara juga ingin melihat pertunjukan kebudayaan yang sedang digelar yaitu salah satunya kesenian sakera.

“Kepingin jajan ala zaman dahulu seperti gethuk, dan ingin melihat tarian sakera ini kelihatannya asyik” ujar wanita yang mengaku bernama Dessy tersebut. 

Selain kegiatan bazar dan tampilan yang berlangsung sore hari, yayasan pondok pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf juga menggelar beragam pertunjukan seni tari dan bazar yang dilanjutkan pada malam puncak nanti. Kurang lebih ada 15 karya siswa yang akan ditampilkan salah satu mahakarya nya yaitu drama kolosal berjudul “Keris Lacut Singasari” yang mengisahkan kisah asmara dan kepimpinan Raja Singasari Tunggul Ametung, Ken Arok dan Kendedes serta Kebo Ijo pada masanya.

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...