Langsung ke konten utama

Beragam Produk Unggulan DKV dan Multimedia SMK Cendekia Madinah Dampit Siap Bersaing Dipasar Global

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Diera pendidikan yang menerapkan kurikulum merdeka ini siswa diharapkan mampu berkreasi sebanyak mungkin sesuai bidng yang diminati dan bakat yang dimiliki. Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf telah menerapkan kurikulum merdeka pada semua kelas dan tingkatan, baik SMK Cendekia Madinah maupun SMP Ibnu Rusdy. Hal ini nyata diterapkan dengan dibuktikan suksesnya acara gelar karya pada kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang digelar di halaman SMK Cendekia Madinah pada Sabtu, (21/4/24).

Masyarakat umum dan wali murid dapat melihat langsung karya anak-anaknya yang dapat menimbulkan rasa bangga dan percaya terhadap salahsatu instansi pendidikan yang ada di kecamatan Dampit ini. Uniknya terdapat 5 produk unggulan yang dipajang oleh siswa & siswi SMK Cendekia Madinah mulai dari produk souvenir hingga industri ekonomi kreatif, ke-5 produk tersebut diantaranya adalah jasa sablon kaos, souvenir mahar, mug custom, jasa fotografer, totebag, handbag, tas serta gantungan kunci.

Pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan terdapat beberapa produk yang dihasilkan antaralain Game, Power Bank, Wi-fi Coin yang dipandu oleh Pak Bayu dan Pak Modi. Pada jurusan Farmasi terdapat produk yang dihasilkan yaitu minuman Herbalove dengan 3 macam yang dipandu langsung oleh pak Yudi. 

Para siswa-siswi tersebut percaya dan optimis produknya akan laku laris dipasaran, sebab harganya yang ekonomis namun kualitas terbaik, dikerjakan dengan tangan professional, ramah lingkungan serta desain produk dan packaging yang kekinian. Tidak hanya bernilai estetika namun juga bernilai fungsi dan kegunaan tak hilang dari unsur tersebut.

Salahsatu pembeli dan pengunjung stand bazar yang merupakan warga sekitar merasa takjub dan bangga dengan karya dan kretivitas peserta didik SMK Cendekia Madinah ini, ternyata instansi pondok pesantren bahkan yang berada diwilayah yang jauh dari pusat kota tidak kalah dan bias bersaing dengan instansi pendidikan yang berada ditengah kota.

“saya bangga dengan produk mereka produknya bagus-bagus, saya rasa ini kerja keras guru yang luar biasa. Saya jadi yakin siswa atau santri pondok pesantren bahkan yang ada dipelosok pun bias bersaing dengan mereka yang berada ditengah kota” ujar Adi. 

Sudah menjadi rahasia umum memang lulusan SMK memang dididik untuk siap terjun dalam dunia kerja. Mereka dibekali dengan ilmu teori serta praktik kerja langsung dilapangan, dengan begitu ketika lulus siswa/siswi SMK Cendekia Madinah bisa siap dan menjadi professional ketika berada didunia kerja. Tak hanya itu, SMK Cendekia Madinah juga mencetak generasi yang berbudi pekerti luhur dan berwawasan agama yang kuat, sehingga mampu menghasilkan generasi penerus bangsa yang mampu bersaing dalam dunia kerja namun juga memiliki bekal ilmu agama yang mumpuni.

Sebab diera zaman cepat mengalami perubahan ini, generasi penerus bangsa perlu untuk kiranya dibekali ilmu agama, dibentuk mentalnya sehingga memiliki kepribadian yang unggul secara pengetahuan umum dan mengerti urusan agama, ibarat kata mengerti dunia dan akhirat harus imbang dan sepadan. Jangan sampai lulusan SMK Cendekia Madinah ini memiliki keahlian namun tidak bermoral, sebab adab lebih tinggi dibandingkan dengan ilmu, etika lebih utama dibandingkan dengan keterampilan.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...