Langsung ke konten utama

Flashcards AR sebagai Inovasi Pembelajaran Seni dan Budaya di TK Laboratorium UM

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Menurut perspektif psikologi perkembangan, anak-anak usia dini memiliki rentang perhatian yang pendek dan cenderung lebih tertarik pada kegiatan yang melibatkan interkasi dan stimulasi visual. Dalam membangun pemahamannya pun, harus melalui pengalaman langsung dan eksplorasi aktif. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Muhammad Syifa`ul Qolbi, S.Pd., berinovasi untuk mengembangkan flashcard berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan keterampilan literasi awal di kalangan anak-anak TK.

Setelah melewati proses pengembangan dan uji coba, media pembelajran flashcard AR ini diluncurkan untuk pertama kali di TK Laboratorium UM pada Jum`at (23/08/2024). Pada peluncuran tersebut, Syifa menyebutkan bahwa media pembelajaran ini akan memberikan pengalaman belajar yang lebih kaya dan mendalam.

"Proyek ini memfokuskan pengembangannya pada flashcards AR yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan literasi awal di kalangan anak-anak TK. Dengan memanfaatkan teknologi canggih dan dengan metode pembelajaran berbasis permainan (Game Based Learning), anak-anak tidak hanya belajar membaca tetapi juga mengalami pengalaman belajar yang interaktif dan menarik," ungkapnya.

"Tujuan utama dari proyek ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak, tetapi juga untuk menanamkan apresiasi terhadap seni dan budaya sejak usia dini. Dengan menggabungkan teknologi AR dan pendekatan gamifikasi, kami berharap anak-anak dapat belajar dengan lebih efektif dan menyenangkan," imbuh Syifa.

Pengembangan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengintegrasikan teknologi dan pembelajaran berbasis permainan guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Anak-anak di TK Laboratorium UM kini dapat belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menarik, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar mereka. Inovasi ini mendapat sambutan positif dari para orang tua dan tenaga pendidik. Mereka berharap bahwa penggunaan teknologi AR dalam pendidikan dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas, sehingga semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaatnya.

Dampak positif dari penerapan teknologi ini tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga oleh para pendidik yang dapat mengeksplorasi metode pengajaran yang lebih kreatif dan efektif. Dengan demikian, proyek ini berpotensi untuk menginspirasi perubahan sistemik dalam pendekatan pendidikan anak usia dini.

 

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah - Mahasiswa UM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...