Langsung ke konten utama

Kembangkan Game Endlessrun Berbasis TPACK untuk Wisata Gamifikasi di Kampung Sanan

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Universitas Negeri Malang (UM) kembali membuktikan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan dan pariwisata melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang inovatif dan berorientasi masa depan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/08/2024) di Balai Pertemuan Kampung Sanan ini diberi nama Eco-Tech Gamified Tours (E-TGT), yang merupakan sebuah inisiatif untuk mengembangkan konsep Wisata Gamifikasi Industri melalui penggunaan teknologi modern dalam bentuk permainan. Di bawah kepemimpinan Muhammad Syifa'ul Qolbi, S.Pd., seorang mahasiswa dari UM, proyek ini memperkenalkan Game Endlessrun sebagai pilot project yang bertujuan menggabungkan elemen pendidikan, teknologi, dan pariwisata dalam satu platform interaktif yang menarik.

Game Endlessrun ini dirancang dengan mengadopsi kerangka TPACK (Technology Pedagogy and Content Knowledge), sebuah pendekatan pendidikan yang memadukan teknologi, pedagogi, dan konten pengetahuan secara harmonis. Konsep ini tidak hanya memberikan pengalaman bermain yang menghibur tetapi juga menanamkan nilai-nilai edukatif yang kuat.

"Melalui game ini, kami berusaha menciptakan sebuah alat belajar yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan dampak positif bagi pemahaman pemain mengenai industri pariwisata," jelas Muhammad Syifa'ul Qolbi.

"Kami ingin para pemain, terutama anak-anak dan remaja, bisa merasakan manfaat pendidikan yang terintegrasi dengan teknologi dalam konteks yang relevan dan kontemporer." Imbuhnya.

Proyek ini bukan sekadar permainan, tetapi sebuah terobosan dalam mengintegrasikan pendidikan ke dalam kegiatan wisata. Pemain akan diajak untuk menjalani misi dan tantangan yang dirancang secara khusus untuk menambah pengetahuan mereka tentang industri pariwisata. Setiap level dalam game ini mengandung elemen edukasi yang kuat, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman wisata.

Kegiatan Eco-Tech Gamified Tours (E-TGT) ini tidak hanya berkontribusi terhadap pendidikan dan teknologi tetapi juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4: Pendidikan Berkualitas. Dengan fokus pada penyediaan pendidikan yang inklusif dan berkualitas, game ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif. 

"Kami melihat game ini sebagai sebuah solusi untuk menjembatani antara kebutuhan edukatif dan minat generasi muda terhadap teknologi," tambah Syifa'ul Qolbi.

Kegiatan pengabdian ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk pemerintah dan pelaku industri pariwisata, yang melihat potensi besar dari gamifikasi dalam mempromosikan wisata edukatif. Dengan keberhasilan awal ini, ada harapan besar bahwa konsep Wisata Gamifikasi Industri dapat diterapkan lebih luas di berbagai destinasi wisata di Indonesia, sehingga mampu menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendidik.

Game Endlessrun ini diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana teknologi dan pendidikan dapat bersinergi untuk menciptakan model wisata baru yang lebih interaktif dan bermanfaat.

"Kami berharap bahwa game ini dapat diadopsi oleh lebih banyak destinasi wisata di Indonesia, yang tidak hanya akan meningkatkan daya tarik wisata tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat," tutup Muhammad Syifa'ul Qolbi dengan optimisme.

 

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah - Mahasiswa UM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...