Langsung ke konten utama

Mahakarya Santri Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit, Drama Kolosal Kisah Ken-Arok dan Ken-Dedes Dalam Gelar Karya Budaya Nusantara

 




MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Meskipun dalam haluan agama islam, lembaga pendidikan yang menginduk pada Yayasan Pondok Pesantren Al-Manaf Dampit yaitu SMP Ibnu Rusdy dan SMK Cendekia Madinah tetap menerima ajaran jawa yang luhur, salah satunya melalui kisah kepemimpinan dan asmara yang melibatkan Ken Arok,Ken Dedes, Tunggul Ametung dan Kebo Ijo pada zaman kerajaan Singasari. 

Sebab belajar tentang kehidupan tidak peduli dari manapun dan dari siapapun asalkan mengandung nilai moral yang baik, sudah selayaknya kita manusia belajar dan mengambil hikmah dari manapun dan dari siapapun. Gelaran Karya Budaya Nusantara dalam rangka rangkaian kegiatan proyek pengutan profil pelajar Pancasila (P5) menampilkan karya yang spektakuler dan persembahan inti, salah satunya adalah Kisah Ken Arok.

Cerita ini membahas kudeta pertama, kudeta ala Jawa yang pandai dan cerdik. Bernama Arok, yang berasal dari kalangan sudra tetapi berusaha keras mengambil kekuasaan tunggal di Tumapel dengan menumpas habis tanpa memperlihatkan tangannya yang berlumur darah mengiringi kejatuhan Ametung di bilik Tumapel karena bagi Arok politik tidaklah selalu dengan perang terbuka. 

Nilai-nilai pendidikan karakter menurut Depmendiknas yang memiliki 18 nilai karakter, yaitu : Religius, Jujur, Toleransi, disiplin, kerja keras, kreatid, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semsngst kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cintai damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Sehingga, nilai-nilai tersebut menjadi acuan dalam menganalisis nilai-nilai karakter dalam cerita Arok Dedes. 

Dari sini didapatlah nilai-nilai pendidikan karakter dalam kisah Arok Dedes yaitu, Disiplin, Peduli Sosial dan Tanggung Jawab. Kisah ini kemudian juga mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar, yaitu berupa novel sejarah. Hal tersebut telah memenuhi syarat untuk menjadi salah satu dalam memilih bahan ajar. Sehingga, nilai-nilai pendidikan karakter yang didapat akan bermanfaat bagi siswa.

Bakat dan minat siswa menjadi nampak dalam kegiatan gelaran budaya dalam drama kolosal ini, ini juga merupakan salahsatu upaya lembaga pendidikan untuk merangsang dan menggali potensi bakat minat peserta didik yang tentu saja bisa menjadi prestasi dimasa mendatang. Prinsip utama yang lain adalah jelas, sebagai bentuk agar siswa bangga akan budaya dan kisah lokal wisdom yanh dimiliki oleh bangsanya sendiri dan tidak selalu membanggakan budaya dari luar.

Terlihat pula para penonton dalam hal ini, siswa, wali murid, guru bahkan masyarakat umum yang melihat pertunjukan ini begitu terpukau. Ini sekaligus menanamkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan yayasan pondok pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf sebagai lembaga pendididkan formal yang mampu untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul yang bisa menjadi rujukan masyarakat dalam menitipkan putra-purtinya untuk mengenyam pendidika  di sekolah ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...