Langsung ke konten utama

Mahasiswa Promahadesa UNEJ Tanam 100 Pohon Cemara dan Bersih Pantai Wotgalih

 


JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa Promahadesa Universitas Jember (UNEJ) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggelar aksi penanaman 100 pohon cemara pantai dan bersih-bersih pantai bersama dengan karang taruna serta pokdarwis di Pantai Wotgalih, Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pantai serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terutama karang taruna dan pokdarwis Pantai Wotgalih.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 14 Agustus 2024, para mahasiswa dengan semangat gotong royong menanam 100 bibit cemara pantai di sepanjang garis pantai. Pohon cemara pantai dipilih karena memiliki akar yang kuat dan tahan terhadap angin laut, sehingga efektif dalam mencegah abrasi pantai. Selain itu, mahasiswa bersama karang taruna, pokdarwis dan masyarakat sekitar juga melakukan pembersihan pantai dari sampah-sampah yang berserakan.

Dokumentasi penanaman pohon cemara pantai oleh Mahasiwa Promahadesa UNEJ, Karang Taruna, serta Pokdarwis Wotgalih

Amar Raikhan, selaku koordinator kegiatan, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salahsatu bentuk upaya menjaga ekosistem dan rasa peduli lingkungan yang akan berdampak pasa pariwisata dan kesehatan masyarakat

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, khususnya kawasan pantai. Cemara pantai sangat penting untuk menjaga ekosistem pantai, sementara kebersihan pantai akan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan kesehatan masyarakat.” Ujar Amar

(Aksi bersih pantai Wotgalih bersama Karang Taruna dan Pokdarwis Wotgalih)

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik, mahasiswa Promahadesa UNEJ juga memberikan tempat pembuangan akhir sampah kepada masyarakat sekitar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi masalah sampah di sekitar pantai dan mendorong masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Mahasiswa Promahadesa UNEJ juga memberikan modul konservasi cemara pantai serta modul pengelolaan sampah sebagai bahan literasi tambahan mengenai pentingnya menjaga kelestarian wilayah pantai.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat sekitar. Bapak Lastari, Kepala Desa Wotgalih, menyampaikan terima kasih atas inisiatif mahasiswa UNEJ.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dokumentasi penyerahan keranjang sampah dan modul konservasi cemara pantai serta modul pengelolaan sampah pantai.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pantai. Melalui aksi nyata seperti ini, mahasiswa Promahadesa UNEJ membuktikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...