Langsung ke konten utama

Insightful Hub, Koneksikan Kegiatan Dosen, Guru Pamong, dan Mahasiswa PPG

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Manajemen sistem teknologi yang saling berhubungan mendorong setiap orang untuk membuat inovasi media yang mudah dan memudahkan dalam dunia pendidikan. Hal inilah yang memotivasi salah satu dosen Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Ibrohim, M.Si., untuk menciptakan inovasi dalam dunia pendidikan melalui pengembangan platform Insightful Hub, sebuah website yang bertujuan menghubungkan dosen pembimbing lapang, guru pamong, dan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG). Website ini dirancang untuk mendukung Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan pendekatan berbasis teknologi data dan kecerdasan buatan guna meningkatkan kemampuan reflektif calon guru menuju profesionalisme yang lebih unggul.

Platform Insightful Hub yang secara resmi diluncurkan pada Jum`at (25/10/2024) ini dikembangkan melalui skema penelitian inovasi PPG dengan mengusung Disruptive Learning Innovation (DLI). Teknologi ini diharapkan mampu menjawab tantangan dalam mengintegrasikan refleksi pembelajaran yang lebih modern dan efektif. Melalui Insightful Hub, mahasiswa PPG dapat merekam, menganalisis, dan merefleksikan pengalaman pembelajaran selama PPL dengan lebih mudah dan terarah. Sementara itu, dosen pembimbing lapang dan guru pamong dapat memberikan umpan balik yang lebih sistematis dan tepat sasaran.

"Selama ini, proses reflektif dalam PPL sering kali masih dilakukan secara manual dan konvensional. Melalui Insightful Hub, kami berharap mahasiswa dapat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkolaborasi dengan dosen dan guru pamong, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengajaran mereka di lapangan," ungkap Prof. Dr. Ibrohim, M.Si, ketua tim pengembang.

Selain itu, platform ini juga dilengkapi dengan fitur analitik berbasis data yang memungkinkan dosen dan guru pamong untuk memantau perkembangan kemampuan reflektif mahasiswa secara real-time. Hal ini penting karena proses refleksi merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme calon guru.

Dengan penggunaan kecerdasan buatan (AI), Insightful Hub dapat memberikan analisis yang lebih mendalam mengenai kekuatan dan kelemahan mahasiswa selama praktik di lapangan. Platform ini akan memberikan umpan balik otomatis yang membantu mahasiswa memperbaiki metode pengajaran mereka, menciptakan pendekatan yang lebih relevan sesuai dengan kebutuhan siswa di kelas.

“Kami sangat optimis platform ini akan menjadi solusi praktis dan inovatif yang dapat meningkatkan mutu calon guru, terutama dalam menghadapi dinamika pembelajaran yang semakin kompleks di era digital ini,” tambah Prof. Ibrohim.

Tim pengembang juga telah merencanakan untuk mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) guna melindungi inovasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendidikan profesi guru di Indonesia. Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, Insightful Hub diharapkan menjadi platform andalan yang dapat membantu integrasi lebih baik antara akademisi, praktisi di sekolah, dan calon guru untuk menghasilkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

 

Pewarta: Luthfi Maulida Rochmah – Mahasiswa UM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...