Langsung ke konten utama

Ukasyah Ali, Serap Aspirasi Masyarakat Dapil 7 Lewat Kegiatan Reses

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Kegiatan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun Pertama DPRD Kabupaten Malang Masa Jabatan 2024-2029 bersama masyarakat Dapil 7 yang terdiri dari perwakilan masyarakat Wajak, Tajinan, Poncokusumo, Tumpang dan Janung telah berlangsung secara demokratis di Dusun Patuk Desa Sukolilo Kecamatan Wajak pada Rabu, (19/3/25).

Muhammad Ukasyah Ali Murtadho Anggota DPRD Kabupaten Malang Komisi II Fraksi Gerindra kembali memberikan penjelasan bahwa DPRD memiliki 3 fungsi utama antara lain Merumuskan dan Mengesahkan Undang-Undang, Monitoring Pemerintah dan Legislasi. Selain itu Ukasyah juga memaparkan terdapat 62 Pengajuan Untuk Dapil 7 yang tertera dala  dalam Sistem Informasi Pembangunan Derah (SIPD) sebagai usulan reses pertama dalam masa persidangan pertama.

"Reses kemarin ada 62 usulan aspirasi bapak/ibu sekalian dan yang telah teralisasi sebagai contoh di Patokpicis berupa  Pelebaran Jalan dan di Sukolilo - Pohkecik berupa Perbaikan Jalan Rusak" ujar pria yang akrab disapa Gus Ali tersebut. 

Reses dikemas dengan acara yang santai dan interaktif dalam nuansa bulan puasa. Na'im salah satu warga tumpang juga turut memberikan aspirasinya mengenai alur penyampaian aspirasi dan rules usulan yang sesuai dengan komisi yang diemban.

"Bagaimana alur kami dalam menyampaikan aspirasi bila ada temuan baru kedepan serta usulan apa yang sesuai dengan bidang bapak di Komisi II" ujar Na'im

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh Ukasyah sebab tak sulit baginya menyikapi aspirasi ini pasalnya alur koordinasi dengan masyarakat telah berjalan rutin, setiap sebulan sekali ukasyah ali mengaku telah rutin komunikasi di setiap kecamatan guna monitoring

Selain itu, Nur Kholis warga Sukopuro Jabung juga bertanya mengenai bagaimana petani yang tidak memiliki lahan, mengusulkan program untuk petani milenial. 

Pertanyaan tersebut langsung direspon oleh Ukasyah, meskipun terkait hal itu bukan bidangnya namun ua akan akan melakukan tindaklanjut berupa komunikasi dengan Pihak Komisi IV dan sedikit memberikan informasi untuk program kedepan berupa Program Tani Merdeka Swasembada bangan, Koperasi Merah Putih dan Penguatan Poktan-Gapoktan yang masih dalam wacana sebagai tahap dari proses realisasi. 

Disisi lain Prayitno warga desa Gunungsari Tajinan menyampaikan mengatakan bahwa reses kali ini sebagai sarana menyampaikan keluh-kesah serta mendapatkan tanggapan baik. Ia juga berpesan agar terus mendengarkan aspirasi masyarakat

"Alhamdulillah acara kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Malang Dapil VII Muhammad Ukasyah Ali Murtadho berjalan lancar, dan kami menyampaikan keluh kesah pada dewan. Mendapat tanggapan sangat baik serta dapat support dari dewan. Semoga kepedannya tetap semangat menerima aspirasi kami, sehat selalu buat Ukasyah Ali. Aamiin" ujar Prayitno

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...