Langsung ke konten utama

Polres Kediri Terkesan Remehkan Kasus Dugaan Pencurian Sebuah Unit Laptop Senilai Belasan Juta Rupiah

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Kasus dugaan pencurian terhadap sebuah Laptop di Camp Edelwis (Kampung Inggris) Jalan Lamtana Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri pada Selasa, 4 Maret 2025 belum mengalami titik terang. 

Baca Juga : Kronologi Kasus Dugaan Pencurian Laptop di Kampung Inggris Pare Kabupaten Kediri

M. Thareq Warga Desa Singosari Kabupaten Malang, merupakan seorang yang telah dimintai Undangan Wawancara Klarifikasi Perkara pada 21 April 2025 merasa dirugian atas proses penanganan yang lambat ini. Diketahui Thareq adalah pemilik usaha toko online jual beli laptop, yang ikut dalam perkara kasus ini karena telah membeli laptop dari seorang berdomisili Surabaya (CompRijal) yang diduga hasil pencurian. 

"Dari awal dihubungi pihak kepolisian, lalu proses pengambilan barang bukti hingga memenuhi panggilan BAP ke polres Kediri kami sudah kooperatif sepenuhnya, dan kami pun terbuka dan mengikuti semua arahan dari kepolisian" ujar Thareq.

Thareq telah memenuhi undangan klarifikasi secara kooperatif sebagai warga yang patuh hukum, akan tetapi beberapa hari setelah selesai pada tahap wawancara yaitu pada tanggal 1 Mei, 6 Mei, 10 Mei, dan 13 Mei 2025 ia telah menanyakan perkembangan kasus yang telah berjalan namun tidak mendapatkan respon.

"Kami belum menerima laporan hasil penyelidikan sama sekali hingga detik ini. Kami juga sudah menghubungi pihak penyidik dan Buser polres Kediri untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan hasil penyelidikan, sudah kami chat sejak tanggal 6 Mei sebanyak 3x pesan chat WA, dan hasilnya tidak ada respon sama sekali ." Imbuhnya. 

Kemudian, pada tanggal 18 Mei 2025 Thareq telah mengirim surat resmi kepada polres kediri tentang Surat Permohonan Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), lagi-lagi tidak ada respon. 

"Kami juga sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Penyidik. Yaitu Surat Permohonan Pemberitahuan Hasil Penyelidikan, dengan tujuan agar kami mengetahui sejauh mana proses hukum yang telah dilakukan terhadap laporan tersebut, demi kejelasan dan kepastian hukum" Ungkap Thareq. 

Thareq berharap, agar kepolisian menjalankan fungsi dan aturan sesuai dengan prosedur hukum, adanya transparansi juga menjadi titik utama. Dari awal ia telah menyampaikan juga agar dirinya difasilitasi berupa mediasi bersama pelaku untuk kemudian bisa mengembalikan kerugian sebesar 7.000.000 sebagai modal pembelian laptop tersebut. 

Teori Hukum "Equality Before the Law" seharusnya menjadi dasar jangan sampai ada yang berat sebelah. Hari ini kepolisian sedang diuji akan hal itu, banyak kasus di Indonesia ini yang mempertaruhkan citra kepolisian sebagai aparat penegakan hukum, tinggal sekarang kepolisian mampu atau tidak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...