Langsung ke konten utama

Wujudkan Komitmen Dunia Literasi, BEM FIP UM Gelar Pelatihan Dasar Kepenulisan

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Ditengah arus komunikasi melalui media sosial yang kuat dan cepat, Badan Eksekutif Mahasiwa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (BEM FIP UM), memperkuat literasi yang baik dan benar melalui Pelatihan Dasar Kepenulisan yang diperuntukkan khusus bagi pengurus BEM FIP UM, pada Rabu malam (7/5/25). 

Diselenggarakan di Gedung Organisasi Intra Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ilmu Pendidikan, Pelatihan ini secara ringkas difasilitatori oleh Kepala Biro PT. JatimSatuNews Malang Raya sebagai perusahaan media indepen nasional yang bergerak dibidang literasi dan percetakan. 

Gubenur BEM FIP UM, Adam Prasetyo menyampaikan bahwa program ini secara insidental sengaja dirancang guna meningkatkan kapasitas anggota BEM FIP dalam memproduksi karya dan publikasi melalui literasi. 

"Ini sebagai program insidental, harapannya semua program BEM FIP UM bisa diliput dan diberitakan sehingga semua mahasiswa dan masyarakat mengetahuinya" tutur Adam. 

Forum yang dihadiri kurang lebih 50 mahasiswa dari berbagai jurusan yang tergabung dalam anggota BEM dengan berbagai departemen, terlihat menyimak materi dengan baik, amanah membudayakan literasi melalui publikasi yang akan mengabarkan mengenai program mereka membuat amggota forum ini antusias menyimak. 

Menjadi seorang penulis bukan hal yang asing bagi mahasiswa, sebab secara basic mahasiswa tentu memiliki kapasitas dalam skill menulis. Mahasiswa juga dinobatkan sebagai seseorang yang haus akan pengetahuan, ilmu dan pengalaman. Sehingga ini selaras dengan prinsip seorang jurnalis yang harus mengetahuo banyak hal sebagai modal atau pintu utama. 

Sebab, dengan mengetahui mengenai berbagai bidang maka jurnalis akan mudah dalam menentukan worldview terkait tulisan akan akan dibuat. Kemudian untuk menunjang keabsahan tulisan tersebut, mahasiswa dengan memanfaatkan relasinya bisa mengkonfirmasi tulisannya terhadap para ahli yang bersumber dari dosen maupun orang yanh dengan konsisten terhadap suatu bidang. 

Jurnalis juga salah satu profesi yang pro terhadap masyarakat dan bersandingan dengan rakyat, baik secara kepentingan maupun strata sosial. Kita semua telah mengetahui, beragam dinamika kehidupan sosial para jurnalislah yang mengungkap, baik kerusuhan, kasus hukum, politik ataupun isu strategis lainnya. Jurnalis dengan konsisten mengawal dan menyuarakan suara kebenaran yang bersumber dari pandangan norma dan etika masyarakat. 

Sudah menjadi keharusan bagi insan yang berbudi untuk mulai menulis, baik dengan tujuan menyebarkan ilmu, mengungkap kebenaran, menggiring opini kebaikan atau advokasi sosial atau tujuan lain dengan maksud gak yang baik. Sebab prinsip dasar manusia adalah bermanfaat bagi manusia yang lainnya, hal itu salah satunya bisa dengan literasi dan tulisan.

Deras arus komunikasi yang ditumbulkan dari kebebasan semua orang berekspresi tentu menjadi tantangan beruma common sense yang membuat manusia sulit menentukan berita baik dan tidak. Semua informasi hari ini beredar bebas dan luas. Tidak hanya di meja tamu seperti koran kita dulu, namun sudah masuk ke pojok rumah atau bahkan ke kamar privasi seseorang tanpa pamit. 

Kesadaran akan berperan melalui dunia literasi tentu pasti akan membuahkan hasil, baik kedalam prestasi ataupun cara bersosial masyarakat melalui organisasi. Organisasi yang transparan akan memupuk para aktivis untuk menjalankan amanah dengan jujur. Tenty budaya transparan ini begitu dipegang erat oleh insan pers. Sehingga sebagian besar pemimpin baik akan lahir dari jurnalis yang hebat dan memiliki ilmu komunikasi yang baik, banyaklah contoh tokoh itu di Indonesia. 

Aturan, template dan sistematika kepenulisan hari ini telah bergeser arti, tidak lagi kaku seperti dahulu yang harus seuai kaidah. Itu semua disebabkan karena semua jari hari ini bisa memberikan informasi, berita yang lugas dan enak dibaca akan mengiringi gaya dunia pers hari ini. Ini kesempatan dan potensi baik bagi awak pers yang ingin berproses, apalagi bonus demografi Indonesia juga menunjang itu semua, mulai dari komposisi penduduk yang didominasi oleh generasi muda hingga media sosial yang selalu mengalami kemajuan yang erat dengan kehidupan generasi muda. 

Membuat tulisan tidak lagi menjadi seribet dulu, termasuk dalam distribusi dan biaya operasional. Tentu itu saja sudah cukup untuk menjadi dasar bahwa mahasiswa harus dan mutlak untuk terlibat mengukir sejarah melalui tulisan dan literasi. 




Salam

Oleh : Eko Rudianto


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...