Langsung ke konten utama

Riset Mahasiswa Geografi UM: Transportasi Dominasi Emisi Karbon, Vegetasi Kampus Jadi Penyelamat

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Tim mahasiswa S1 Geografi Universitas Negeri Malang (UM) yang diketuai oleh Hanindhita dengan anggota I Gede Dhanika Prakasa dan I Putu Indra Pramana Putra, serta dibimbing oleh Dr. Heni Masruroh, berhasil melakukan penelitian komprehensif terkait jejak karbon di lingkungan kampus. Penelitian ini didukung oleh dana hibah internal UM, PPM 2025.

Studi yang dilakukan di kawasan kampus UM ini menitikberatkan pada dua sumber utama emisi gas rumah kaca (GRK), yakni penggunaan listrik dan transportasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang emisi terbesar, terutama dari kendaraan bermotor pribadi yang masuk dan beroperasi di lingkungan kampus. Sementara itu, penggunaan listrik di gedung perkuliahan, laboratorium, serta fasilitas administrasi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap total jejak karbon.

Menariknya, penelitian inii juga mengungkap peran penting ruang terbuka hijau (RTH) di lingkungan UM. terdapat lebih dari seribu pohon yang tersebar di berbagai fakultas dan gedung kampus, dengan kemampuan menyerap emisi karbon mencapai lebih dari 119 ton CO₂ per tahun. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tercatat memiliki vegetasi penyerap karbon terbanyak.

Hanindhita sebagai ketua tim menyampaikan, penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi UM dalam merumuskan kebijakan hijau ke depan. “Hasil penelitian kami menunjukkan pentingnya upaya efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, serta pengembangan sistem transportasi ramah lingkungan seperti shuttle campus, jalur sepeda, dan program berbagai kendaraan” ujarnya. 

Dengan adanya penelitian ini, UM diharapkan mampu mempercepat langkah menuju kampus hijau yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...