Langsung ke konten utama

Poliwangi Kembangkan Bank Sampah dan Greenhouse Berbasis Eco-Brick untuk Pariwisata Berkelanjutan

 


BANYUWANGI | JATIMSATUNEWS.COM : Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk nyata pemberdayaan warga desa. Kegiatan yang bertajuk Pengembangan Bank Sampah dan Greenhouse Berbasis Eco-Brick dengan Pagar Baja Ringan Ramah Lingkungan dari Botol Plastik Bekas ini digelar di Dusun Kejoyo, Desa Tambong, Kecamatan Kabat, pada Rabu (1/10/25).

Tim PKM Poliwangi diketuai oleh Eva Olivia Hutasoit, ST., MT., dari Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ). Anggota tim terdiri atas Mohamad Galuh Khomari, S.Pd., MT. (Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung), Kanom, S.Pd., M.Par. (Dosen Program Studi DIV Manajemen Bisnis Pariwisata, Jurusan Pariwisata), serta Catur B. Santoso, ST., MT. (Manajemen Konstruksi). Selain itu, empat mahasiswa TRKJJ turut dilibatkan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam pemaparannya, tim menjelaskan bahwa pembangunan pagar ramah lingkungan berbasis eco-brick menjadi solusi atas persoalan sampah plastik sekaligus inovasi dalam pembangunan sarana desa. Botol plastik bekas diolah menjadi eco-brick dan dimanfaatkan sebagai material pagar di sekitar greenhouse desa.

Selain berfungsi sebagai pelindung dan mempercantik area, pagar eco-brick juga mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya prinsip 3R (reduce, re-use, recycle). Program ini tidak hanya menekan timbunan sampah plastik, tetapi juga mendukung pengembangan Desa Tambong sebagai desa wisata berbasis lingkungan.

Keberadaan pagar eco-brick di sekitar bank sampah dan  greenhouse diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru. Wisatawan bukan hanya menikmati keindahan desa, tetapi juga mendapatkan edukasi tentang pengelolaan sampah berkelanjutan,” ungkap Eva Olivia Hutasoit.

Kegiatan berlanjut dengan serah terima produk pengembangan bank sampah dan greenhouse kepada Sekretaris Desa Tambong, Abdul Mugis, di Balai Desa Tambong. Prosesi ini disaksikan langsung oleh perangkat desa setempat.

Dengan adanya program ini, Desa Tambong diharapkan semakin menguatkan identitasnya sebagai destinasi wisata ramah lingkungan. Selain itu, program juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik secara berkesinambungan.

Selain itu, Kampus Politeknik sebagai salah satu Kampus Hijau senantiasa mengedepankan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan focus pada Pembangunan berkelanjutan. Mengingat Banyuwangi merupakan salah satu tourism destination branding di Indonesia menjadi potensi yang sangat baik sebagai salah satu pilot project salam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Adapun salah satu desa wisata yang ideal sebagai perintis adalah Desa Wisata Tambong ini. Melalui program ini diharapkan sinergitas antar pentahelix pariwisata semakin baik termasuk bagaimana infrastruktur pariwisata yang berkelanjutan juga menjadi salah satu prioritas juga oleh Jurusan Teknik Sipil dan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Banyuwangi.

Sebab dengan adanya kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk edukasi kepada wisatawan, pelaku, dan pengelola atau stakeholder pariwisata lebih aware terhadap kelestarian lingkungan, dimana salah satu tagline pariwisata Adalah “semakin dilestarikan, semakin menghasulkan” dan hal ini juga sejalan dengan SDG’s 8, 12, dan 13, ungkap Kanom sebagai anggota tim kegiatan dari Jurusan Pariwisata. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...