Langsung ke konten utama

Inovasi Produk Bawang Merah: Universitas Negeri Malang Berdayakan Petani Probolinggo

 


PROBOLINGGO | JATIMSATUNEWS.COM : Dalam rangka meningkatkan nilai jual hasil pertanian dan memperkuat perekonomian kelompok tani, Program Pengabdian Masyarakat Tahun 2025 kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Kali ini yang menjadi sasaran adalah beberapa kelompok tani bawang merah di Desa tegalrejo, Desa Curah Sawo dan Desa Watuwungkuk di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani di Kabupaten Probolinggo melalui pengembangan produk olahan bawang merah yang lebih bernilai ekonomis. Pelatihan ini diselenggarakan di Balai Desa Tegal Rejo, Kecamatan Dringu pada hari Sabtu, 15 November 2025.

Pelatihan tersebut dipimpin oleh tiga pakar terkemuka dalam bidang pemberdayaan masyarakat, yakni Dr. Adip Wahyudi, M.Pd, Prof. I Komang Astina, M.S., Ph.D, dan Melati Julia Rahma, S.P., M.Ling. Bersama dengan mahasiswa yang turut berpartisipasi, mereka memberikan materi dan praktik langsung tentang cara mengolah bawang merah menjadi produk yang lebih variatif dan bernilai tinggi, yaitu bawang merah goreng, minyak bawang, dan olahan bubuk bawang merah.

"Dengan diversifikasi produk, diharapkan petani dapat meningkatkan daya saing dan pendapatan mereka, serta mengurangi ketergantungan pada pasar bawang merah segar," ujar Dr. Adip Wahyudi, M.Pd, salah satu pemateri utama.

Kegiatan pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menjalankan usaha produk olahan bawang merah. Para peserta dilatih untuk memahami aspek pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk mereka. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang bagaimana cara menjaga kualitas produk agar tetap menarik bagi konsumen, serta strategi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai petani. Kami tidak hanya belajar cara mengolah bawang merah, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang bagaimana cara memasarkan produk kami dengan harga yang lebih tinggi. Kami berharap bisa terus mengembangkan produk olahan bawang merah ini dan meningkatkan pendapatan keluarga kami," ungkap Angga sebagai salah satu kelompok tani muda bawang merah Desa Tegalrejo.

Program Pengabdian Masyarakat ini juga mendorong dibentuknya rumah produksi olahan bawang merah kelompok tani, dimana ini merupakan sebagai pilot project sociopreneurship sebagai contoh nyata dari kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam mendorong perubahan yang positif. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petani bawang merah di Kabupaten Probolinggo dapat terus mengembangkan usaha mereka dengan lebih mandiri dan berdaya saing, sehingga kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah semakin meningkat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...