Langsung ke konten utama

Mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi Dorong Pemberdayaan Keluarga Nelayan Melalui Diversifikasi Hasil Perikanan di Desa Bomo

 

Tim PPK Ormawa Poliwangi Kembangkan Produk Abon Ikan, Nugget, dan Basreng Bersama Istri Nelayan, Wujudkan Blue Economy di Kawasan Pesisir

BANYUWANGI | JATIMSATUNEWS.COM: Sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ekonomi biru (Blue Economy) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, Tim PPK Ormawa Politeknik Negeri Banyuwangi melaksanakan kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Keluarga Nelayan Melalui Diversifikasi Hasil Perikanan dan Konservasi Kawasan Pesisir Sebagai Upaya Optimalisasi Blue Economy di Desa Bomo.”

Program ini dibimbing oleh Dosen Pendamping, Siska Aprilia Hardiyanti, S.Pd., M.Si., dan melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan yang tergabung dalam satu tim kolaboratif, yaitu: Agung Wibowo, Zydan Rizal Ahmad, M. Rizki Miftah Al Fareza, Mochamad Khairul Fatkurahman, Arini Saputri, Annisa Fara Fatikhul Falih, Intan Nuraini, Lintang Lutfiana Budiastuti, Mohamad Rizki Khoiri, Alva Fairus Attalah, dan Pegi Andhika Bagaskara.

Kegiatan yang berlokasi di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi ini berfokus pada pelatihan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai jual tinggi, yakni abon ikan, nugget dan basreng (baso goreng ikan).

Pelatihan ini melibatkan kelompok istri nelayan sebagai pelaku utama dalam proses produksi, dengan tujuan meningkatkan pendapatan keluarga nelayan melalui usaha kreatif berbasis hasil laut lokal.

Selain pelatihan produksi, tim juga memberikan pendampingan dalam desain branding produk dan pengemasan agar memiliki tampilan profesional dan daya tarik pasar.

Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pemasaran digital melalui e-commerce dan media sosial, mencakup pembuatan akun bisnis di Shopee, TikTok Shop, dan Instagram Business, serta strategi membuat konten promosi yang efektif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan konsep Blue Economy, yang menekankan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Melalui pendekatan ini, masyarakat pesisir tidak hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga penjaga kelestarian ekosistem laut.

Dosen pendamping Siska Aprilia Hardiyanti, S.Pd., M.Si menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga nelayan melalui inovasi pengolahan hasil laut dan penguatan kapasitas digital, sehingga masyarakat pesisir bisa bersaing di era ekonomi kreatif dan digital.

"Ya Semoga program ini bisa membuat keluarga nelayan utamanya istri bisa mandiri secara ekonomi, melalui pengelolaan hasil laut yang memiliki nilai lebih, termasuk dengan cara memanfaatkan teknologi digital" tulis Siska pada wartawan JSN.

Tim PPK Ormawa Poliwangi Kembangkan Produk Abon Ikan, Nugget, dan Basreng Bersama Istri Nelayan, Wujudkan Blue Economy di Kawasan Pesisir

Tim mahasiswa juga berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa pesisir lainnya dalam mengembangkan potensi lokal melalui semangat kolaborasi dan keberlanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...