Langsung ke konten utama

Penguatan Efektivitas Manajemen PPG melalui Job Cards dan Activity Control di Universitas Negeri Malang

 


ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM : Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan bagian penting dari kebijakan nasional untuk mencetak guru profesional dan kompeten. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan PPG sering menghadapi berbagai kendala manajerial, seperti tumpang tindih jadwal kegiatan, koordinasi lintas unit yang kurang optimal, serta pelaporan keuangan yang tidak seragam. Menjawab tantangan ini, tim peneliti dari Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan inovasi sistem manajemen berbasis job cards dan activity control untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan program PPG.

Penelitian yang dipimpin oleh Yuli Soesetio bersama tim yang terdiri atas Ratna Ekawati, Bima Wahyu Pratama, Ervira Mayasari, dan Lifa Rosiana Putri ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job cards berperan penting dalam memperjelas pembagian tugas, alur kerja, serta jadwal kegiatan setiap unit pelaksana. Sementara itu, activity control system memperkuat fungsi pemantauan dan evaluasi secara real-time, sehingga setiap penyimpangan kegiatan dapat diidentifikasi sejak dini dan segera dikoreksi. Kombinasi kedua instrumen ini menciptakan sistem manajemen yang lebih terstruktur, efisien, dan akuntabel.

Selain meningkatkan disiplin kerja, penerapan dua sistem ini juga menumbuhkan budaya kerja kolaboratif di antara unit pelaksana. Dengan peran yang jelas dan sistem kontrol yang terintegrasi, koordinasi antarbagian menjadi lebih cepat, dan laporan keuangan dapat disusun dengan lebih tepat waktu dan akurat. Temuan ini sekaligus memperkuat praktik good governance dalam pengelolaan pendidikan tinggi, khususnya pada program PPG yang kompleks dan melibatkan banyak pihak.

Menariknya, penelitian ini juga merekomendasikan langkah lanjutan yang lebih inovatif. Temuan ini dapat ditindaklanjuti dengan membangun aplikasi sistem elektronik berbasis web maupun cloud yang mengintegrasikan aspek akademik dengan keuangan, sehingga proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dapat dilakukan secara lebih akurat, cepat, terukur, dan holistik antarunit. Langkah ini dinilai penting karena durasi antarproyek atau skema kegiatan dalam PPG relatif pendek dan sering kali tumpang tindih antarperiode pelaksanaan.

“Inovasi sederhana seperti job cards dan activity control telah membuktikan dampak besar terhadap efektivitas pengelolaan program. Jika dikembangkan menjadi sistem digital terpadu, manajemen PPG akan semakin adaptif, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Yuli Soesetio, Ketua Tim Peneliti.

Ia menambahkan bahwa model ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan tinggi lainnya sebagai praktik baik (best practice) dalam tata kelola akademik berbasis akuntabilitas dan data.

Sumber:

Penelitian berjudul “Enhancing the Management Effectiveness of the Teacher Educational Program through Job Cards and Activity Control” diterbitkan dalam Journal of Economics and Management Sciences (Vol. 8, No. 1, 2025).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...