Langsung ke konten utama

Riset dari Dosen UM ini Ungkap Beda Tantangan Supervisi Skripsi Indonesia dan Malaysia

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Sebuah studi komparatif terbaru yang meneliti praktik bimbingan skripsi di Indonesia dan Malaysia mengungkap perbedaan fokus yang krusial antara kedua negara. Meskipun sama-sama menganggap peran pembimbing sangat penting, tantangan utama yang dihadapi mahasiswa ternyata berbeda.

Penelitian berjudul "Exploring Supervision Practices of EFL and ESL Undergraduate Thesis Writing: A Comparative Study between Indonesia and Malaysia" oleh Dr. Suharyadi, M.Pd., Dr. Ekaning D. Laksmi, M.Pd., M.A., Nova Ariani, M.Ed., dan Umniyah Juman Rosyidah, M.Pd. menemukan bahwa faktor pembimbingan adalah elemen sentral yang memengaruhi keberhasilan penulisan skripsi di kedua negara.

Meski demikian, riset ini mengidentifikasi perbedaan signifikan dalam praktik supervisi berdasarkan konteks bahasa negara tersebut.

Dalam konteks Indonesia, sebagai negara English as a Foreign Language (EFL), tantangan terbesar terletak pada fase awal. Studi menemukan bahwa pemilihan topik memiliki faktor supervisi tertinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa EFL membutuhkan perhatian dan arahan lebih intensif dari pembimbing mereka saat menentukan fokus penelitian.

Temuan berbeda didapat dari konteks Malaysia, sebagai negara English as a Second Language (ESL), di mana bahasa Inggris digunakan lebih luas.

Di Malaysia, faktor penentu utama bukanlah topik, melainkan hubungan interpersonal antara dosen pembimbing dan mahasiswa.

Para peneliti menyimpulkan bahwa di konteks ESL, pembimbing perlu lebih aktif memperhatikan dan membangun relasi yang baik dengan mahasiswa bimbingannya. Hubungan yang positif ini terbukti menjadi kunci "untuk memastikan kualitas dan meningkatkan waktu penyelesaian" penulisan tesis mereka.

Studi ini secara jelas menunjukkan bahwa strategi bimbingan skripsi tidak bisa disamaratakan. Institusi di Indonesia disarankan untuk memperkuat mekanisme supervisi pada tahap pemilihan topik, sementara institusi di Malaysia didorong untuk meningkatkan kualitas interaksi dan relasi antara dosen dan mahasiswa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...