Langsung ke konten utama

Yayasan Insan Luhur Indonesia Lakukan Audiensi Bersama Muspika Wagir, Persiapan Program MBG di Desa Sukodadi

 

Suasana Koordinasi Bersama Camat dan Sekretaris Camat Wagir
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Sebagai yayasan yang telah terverifikasi menjadi Mitra Badan Gizi Nasional (Mitra BGN) dan memasuki Tahap Proses Persiapan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Perwakilan Yayasan Insan Luhur Indonesia Value Of Change melakukan silaturahmi kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Wagir pada Rabu (10/12/25). 

Koordinasi ini merupakah langkah strategis untuk menjalin komunikasi terhadap kelancaran program pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis. Disisi lain, merupakan implementasi dari Keputusan Kepala BGN No 244 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah Untuk Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025, pada Bab 4 Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, yang mana dalam point 4.5 angka 3 Dalam rangka mempercepat operasionalisasi dan pemerataan sasaran pemenuhan gizi di setiap wilayah di Indonesia, maka diperlukan koordinasi tingkat kecamatan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Disambut langsung oleh Camat Wagir Joanico Da Costa, S.Sos., M.M, perwakilan Yayasan Insan Luhur Indonesia diterima dengan baik bahkan mendapatkan apresiasi dan terimakasih atas koordinasinya. 

"Kami mengucapkan terimakasih atas koordinasi ini, sebab kami akan punya data nanti ketika ditanya oleh atasan (pemerintah kabupaten)" ujar Nico. 

Ia juga menyebutkan bahwa komunikasi ini penting, sebab ada juga SPPG yang telah beroperasi belum melakukan komunikasi, bahkan saat launching program ini. Selain itu, Sekretaris camat yang juga ikut menyambut koordinasi tersebut bertanya mengenai teknis serta data administratif pendukung.

"Nanti kami mohon diberikan data, simpel saja yang menjelaskan nama yayasan, lokasi dan informasi pendukung lainnya" ujar Huda. 

Perwakilan Yayasan Insan Luhur Indonesia As'ad Ma'ruf menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan tersebut dilakukan di Dusun Jamuran Desa Sukodadi Kecamatan Wagir yang sudah di tahap pembangunan kira-kira 80%. As'ad juga menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat yang telah diberikan. 

"Tidak lain tujuan kami kesini sebagai perwakilan yayasan adalah untuk koordinasi dan komunikasi agar program MBG yang kami lakukan di desa sukodadi berjalan dengan lancar" ungkap As'ad. 

As'ad juga menyampaikan, yayasan telah berkoordinasi dengan otoritas terkait termasuk kepala desa dan ketua paguyuban perumahan. Koordinasi kepada Danramil, Kapolsek, Puskemas dan Pengawas Pendidikan (dulu Korwildik) akan dijadwalkan secepatnya. 

Sebagai yayasan juga berkomitmen agar program ini berjalan sesuai tujuan pemerintah, mulai dari menciptakan lapangan pekerjaan yang akan didominasi warga setempat, melibatkan pengusaha lokal UMKM untuk berperan pada program ini serta taat terhadap juknis yang telah diluncurkan oleh pemerintah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...