Langsung ke konten utama

[KARTINI PK MAN 1 MALANG] Merubah Peradaban Dengan Tidak Membedakan

 


Bismillahhirrahmanirrahiim


Secara fitrah manusia diciptakan berpasangan bila merujuk firman Allah swt dalam surah Al-Hujarat ayat 13, dimata Allah swt semua manusia dipandang sama oleh Allah swt baik itu laki-laki maupun perempuan, besar atau kecil, tua atau muda, kaya atau miskin, bahkan dari yang sempurna maupun yang cacat dimata Allah swt tetap hanyalah ketaqwaan dan keimanan yang menjadikan manusia itu berbeda dimata Allah swt. Allah swt juga menjanjikan kehidupan yang layak didunia dan diangkat derajatnya dimata sesama manusia dan dimata Allah swt serta Allah swt juga menjanjikan kehidupan yang layak di akhirat yakni disurga kelak yaitu disisi-Nya.
Islam datang untuk membawa dan merubah peradaban untuk menjadi lebih baik disemua aspek kehidupan, oleh karena itu islam menjadi agama dengan pengikut terbesar dimuka bumi ini, karena islam tidak hanya agama yang rasional tetapi juga agama yang memperhatikan hati nurani. Begitu pula dengan cara islam memandang antara laki-laki dan perempuan, islam memandang laki-laki dan perempuan adalah sama, artinya sama memiliki hak dan kewajiban sebagai hamba, sebagai manusia dan sebagai makhluk sosial. Bahkan jauh sebelum adanya gerakan Fenimisme yang muncul yakni pada abad ke-18, islam secara tidak langsung telah memperkenalkan teori fenimisme yakni sebuah gerakan yang sadar akan persamaan jender antara laki-laki dan perempuan.


Islam akan tetapi tidak mengakui persamaan antara laki-laki dan perempuan secara mutlak, bebrapa hal laki-laki dan perempuan harus diperlakukan secara adil seperti pada bidang pendidikan, kesehatan, hukum, politik, dan lain-lain. Adapun peredaan itu yang paling menonjol adalah ada hal biologis, antara laki-laki dan peremupuan memiliki peranan masing-masing. Islam menyangkal secara tegas pernyataan dari bangsa barat dan atau bangsa jahiliyah, mereka berpedapat bahwa perempuan merupakan sumber malapetaka, perempuan mengalami haid, nifas, dan lain-lain sehingga dianggap lemah dalam semua aspek. Islam telah megakui bahwa Allah swt meciptakan segala sesuatu pasti ada manfaat atau hikmah didalamya tak terkecuali Allah swt menciptakan perempuan.
Bahkan dimasa nabi muhammad saw telah membuktikan bahwa kaum perempuan juga banyak membantu perjuangan nabi muhammad saw dalam menyebarkan agama islam di jazirah arab, diantarnya adalah istri beliau. Pada zaman itu juga kaum wanita dianggap bangkit setelah ajaran rosulullah saw datang, karena ada saat itu rosulullah saw memperlakukan kaum wanita sangat terhormat, bahkan dalam satu riwayat anak perempuan adalah penentu seorang ayah masuk surga atau neraka. Pada riwayat lain nabi telah bersada bahwa umat perempuan adalah sebagai penentu rusak atau baiknya suatu ummat tersebut. Dari sini bila dilihat dari sejarahnya ajaran islam sangat mnghormati harkat dan martabat prempuan.
Tak hanya di Arab pada zaman ajaran nabi muhammad saw, di indonesia juga telah membuktikan bahwa kaum perempuan merupakan termasuk tokoh peradaban bangsa indonesia mulai dari zaman dahulu sampai sekarang. Diantaranya tokoh itu memiliki pranan dibidangnya masing-masing, seperti Raden Ajeng Kartini yang telah membawa peradaban di Indonesia utamanya ditanah jawa, ia juga dikenang sebagai pejuang pendidikan dan kemerdekaan, melalui beliaulah indonesia bisa membaca dan berpendidikan. Selanjutnya adalah tokoh-tokoh pahlawan kemerdekaan RI wanita lainnya seperti Dewi Sartika, Fatmawati, Cut Nyak Dien, Malahayati dan lain-lain. Mereka semua adalah dari kaum wanita yang dinilai sangat hebat dalam rangka mmperjuagkan agsa indonesia untuk melawan mengusir penjajah. Tokoh lain dimassa sekarang adalah seperti megawati, istri gusdur dan para pemimpin lainnya seperti Gubenur Jawa Timur sekarang Khofifah Indar P. Dan tokoh jurnalis muda seperti Najwa Shihab.
Islam dan indonesia telah memuktikan bahwa islam dalam penyebarannya dan indonesia dalam perjuangannya dalam mengusir penjajah tak luput dari perjuangan kaum wanita, dari sini sudah seharusnnya kita membuka hati dan membuka mata bahwa peradaban akan berjalan dengan baik dengan tanpa membedakan antara derajat kaum laki-laki dan perempuan, karena yang membedakan itu semua adalah ketaqwaan dan keimanan kepada Allah swt.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...