Ojo lali tuku jajan antari.
Senajan aku anak'e wong tani.
Nanging kudu duwe segudang prestasi.
Duwe untu kok kari limo.
Coplok telu pas dino rioyo.
Senajan aku anak'e wong deso.
Nanging kudu ngubengi ndunyo
Tuku buku nang pasar Sanan.
Oleh tuku tapi rong ewuan.
Senajan omahku kulone kuburan.
Nanging aku duwe katresnan.
Brangkat mlaku ning kuala lumpur.
Nanging aku mlaku mundur.
Senajan awakku ora pati duwur.
Tapi usahaku ben iso kusuwur.
Budal mlaku nang gunung kawi.
Ojo lali sowan marang kyai.
Senajan aku lulusan teko mandagi.
Nanging aku ora tau ngapusi.
Mangan tahu ora karo roti.
Amergo iku panganan'e cah bayi.
Senajan aku duduk anak'e kyai.
Ananging ibukku isek tak regani.
Menyang kanjuruhan ape nonton liga
Antara arema mungsuh persebaya
Senajan sepedaku mung honda supra
Ananging aku tansah bahagia
Diatas merupakan cuplikan pantun yang kiranya lolos ku seleksi untuk ku upload, selebihnya semua pantun ku buat untuk mengutarakan hati ketika boring dan mager 😂. Untuk selanjutnya aku akan mempublish beberapa puisi yanv telah ku buat yang mungkin saja membuat hati para pembaca sekalian merinding hehe...
Menurutku dan aku pribadi dalam mengutarakan isi hati belakangan ini lebih sering mengutarakan lewat sajak pantun atau puisi berbeda dengan tahun - tahun dahulu yang lebih suka menulis diary, karena menurutku inj lenih privasi dan hanya sebagian orang saja yang mengerti apa isi sebenarnya. Dan tak jarang yang mengerti itu semua adalah orang- orang yang telah bergelut didunia literasi, bahkan walupun tidak semua orang yang telah berkecimpung didunia literasi itu paham, harus tau dulu literasi di bidang apa.. tentunya sastrawan lah yang bisa mengerti.
Menulis pantun atau puisi pun tak semudah menulis pada umumnya, tidak seperti menulis proposal, karya ilmiah atau berita yang memiliki bahasa resmi. Menulis pantun memerlukan imajinasi dalam memilih penyampaian kata yang tepat dan semuanya harua bermajas. Ada banyak aturan atau teknik menulis puisi lainnya, silahkan mencari, mencoba dan belajar 😅💪
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih telah berkontribusi, selalu ikuti kami melalui sebuah tulisan