Langsung ke konten utama

Gelar Makesta, Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Jabung Ratakan Pengkaderan Hulu-Hilir


Jabung (25/09/2022). Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PAC IPNU IPPNU) Jabung, menggelar Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IPNU IPPNU guna melanjutkan kaderisasi dan mandat organisasi yang telah diamanahkan. Acara yang mengusung tema “Menjadi Pelajar NU yang loyal, Responsif, dan inovatif dalam bingkai ahlussunnah wal jama’ah” ini dirangkai dalam 2 hari 1 malam bertempat di SMA Sunan Kalijogo Jabung Kabupaten Malang. katan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) merupakan organisasi pelaksana kebijakan dan program Nahdlatul Ulama’ yang berasaskan Ahlussunnah Wal-Jama’ah dimana beranggotakan pelajar dan berada di lingkungan pesantren, madrasah, sekolah umum, dan perguruan tinggi. 

Acara yang diikuti oleh 72 kader itu, berasal dari masing-masing delegasi dari desa yang ada, jumlah minimal berjumlah 4 yang ada di kecamatan jabung dengan jumlah 15 perwakilan desa. Sebagai metode atau bentuk acara yang dirangkai Kemudian dari peserta itu dibagi menjadi 2 kelas guna efisiensi dan output yang semakin jelas. IPNU-IPPNU merupakan kaderisasi awal NU untuk generasi masa yang akan datang yang harus mampu menjadi tumpuan masa depan di organisasi keagamaan NU. Pelajar dan Pemuda- Pemudi adalah aset besar negara ini, oleh karena nasib masa depan suatu bangsa atau daerah ditentukan oleh generasi muda saat ini. Untuk mempersiapkan generasi muda Islam yang nantinya bisa eksis dalam terjun ke masyarakat diperlukan ilmu baik agama maupun umum dan kepekaan sosial yang bisa diraih dengan belajar dan berorganisasi. Dengan ber-Organiasi nantinya kita akan menggali potensi yang ada di setiap individu dengan dihadapkan pada berbagai kegiatan yang berorientasi meningkatkan intelektualitas, skill dan pemecahan masalah secara bersama. Organisasi selain sebagai tempat mengaktualisasikan diri juga sebagai sarana belajar yang penting untuk terjun di masyarakat. Jika diperiode sebelumnya PAC IPNU-IPPNU Jabung masih tahap pencarian anggota dan pembentukan pimpinan ranting dan komisaritat, maka di periode ini, PAC IPNU-IPPNU Jabung sudah saatnya melangkah maju untuk memulai jenjang kaderisasi awal, yaitu Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA).  

Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) merupakan suatu pendidikan dan pelatihan jenjang pertama dalam sistem kaderisasi formal IPNU dan IPPNU. Makesta juga bisa dikatakan sebagai open recruitmen karena menjadi satu-satunya gerbang pelajar agar resmi menjadi anggota IPNU dan IPPNU. Pelatihan jenjang awal dalam sistem kaderisasi formal IPNU-IPPNU sekaligus menjadi persyaratan untuk menjadi anggota IPNU-IPPNU yang sah. Sehingga, seseorang yang sudah mengikuti dan lulus, secara sah diakui sebagai anggota IPNU-IPPNU. Tema “Menjadi Pelajar NU yang Loyal, Responsif, dan Inovatif dalam Bingkai Ahlussunnah Wal Jamaah” sengaja disajikan dengan landasan bahwa setiap anggota organisasi IPNU-IPPNU diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sebuah organisasi IPNU-IPPNU, mampu menumbuhkan rasa cinta, semangat, dan mampu meloyalkan waktu, tenaga dan fikiran untuk berkhidmat di organisasi ini dengan rasa ikhlas dan bertanggung jawab. Mampu merespon segala kondisi, informasi, perkembangan-perkembangan dan tantangan zaman yang tersaji dengan pemikiran yang postif, serta mampu membawa perubahan-perubahan terbaik untuk setiap IPNU-IPPNU di masing-masing daerah kerjanya dengan tetap berpegang teguh pada Ahlus-Sunnah Waljamaah dengan berasaskan Pancasila. Tentunya dengan tema tersebut menyimpan harapan besar bagi perkembangan positif di organisasi IPNU-IPPNU kedepan khususnya di Kecamatan Jabung.  


Doumentasi 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...