Langsung ke konten utama

Pelajar Se-Malang Gelar Do'a Bersama dan Deklarasi Usut Tuntas Di Stadion Kanjuruhan Malang




Kepanjen (14/10/2022), Sebanyak 200 pelajar se Kabupaten Malang yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama berkumpul menjadi satu di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. Agenda tersebut sengaja digelar guna menyikapi tragedi Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 lalu. Telah dirasakan bersama, bahwa duka cita mendalam dirasakan didunia sepakbola, dimana dari 702 Korban 132 diantaranya meninggal dunia, pada pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan 3:2 dengan kemenangan dari tim persebaya surabaya. Ini merupakan kali pertama persebaya mengalahkan tim kesebelasan singo edan selama 23 tahun. 

Serangkaian kegiatan yang dibuka pada pukul 13.00 hingga 18.00 WIB itu diawali dengan pembacaan surah yasin dan tahlil, dilanjutkan dengan deklarasi tuntutan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama atas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Dilanjutkan dengan Edukasi Trauma Healing oleh Dekan Psikologi Universitas Reden Rahmat Malang Rr. Hesti Setyodiyah Lestari M. Psi dan ditutup oelh tabur bunga dipatung singa dan Pintu Nomor 13 yang menjadi lokasi tragedi Kanjuruhan itu terjadi. 

Ketua IPNU PC Kabupaten Malang Romdloni Maulana menegaskan bahwa kegiatan do'a bersama itu untuk mengenang tragedi yang telah berlalu 14 hari yang lalu, "semoga do'a yang kita panjatkan hari ini bisa membuat arwah para korban menjadi tenang disana" ujarnya. Disamping itu Faizatul Masfufah Ketua PC IPPNU Kab. Malang juga kegiatan ini sebagai bentuk simpati kepada tragedi kanjuruhan atas banyaknya korban yang terlibat, "kami sangat berduka dengan kejadian ini, ada  juga anggota kami yang menjadi korban dalam tragedi ini, semoga kedepannya kejadian serupa tidak pernah terjadi" ungkapnya.

Selain do'a bersama hal yang juga penting adalah penyampaian deklarasi tuntutan. Dalam situasi ini, IPNU IPPNU Se Kabupaten Malang mengambil sikap dan tuntutan, antara lain :

1. Usut tuntas tragedi Stadion Kanjuruhan. Siapa dan apa penyebab dari tragedi ini harus ditemukan titik terangnya. Siapa saja pelaku pemicu kericuhan di dalam Stadian Kanjuruhan, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia;

2. Tindak tegas pelaku penembak gas air mata ke arah Tribun dan pemukulan pada suporter selama di dalam stadion;

3. Kapolri segera melakukan tindakan yang tegas terhadap anggota yang dirasa tidak maksimal dalam melakukan penanganan pengamanan pertandingan antara Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjurahan;

4. Pemerintah harus menjamin pihak keluarga korban, anak-anak korban yang masih butuh sekolah dan yang kehilangan orang tuanya pasca tragedi Stadion Kanjuruhan;

5. Tragedi Stadion Kanjuruhan ini harus menjadi evaluasi menyeluruh bagi pemerintah dan semua pihak untuk bersama-sama melakukan Reformasi Sepak Bola Indonesia;

6. Seluruh kader IPNU IPPNU Kabupetan Malang harus bijak dalam menanggapi tragedi Stadion Kanjuruhan

7. Memantau perkembangan penanganan kasus tragedi Stadion Kanjuruhan Malang melalui Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk oleh Menkopolhukam sebagai wujud kepedulian IPNU IPPNU Kabupaten Malang dalam tragedi Stadion Kanjuruhan.

Tuntutan tersebut adalah cara pandang kami dalam menyikapi peristiwa yang terjadi, yang menjadi prinsip dalam rangka mengungkap misi kemanusiaan dan keadilan, khususnya terhadap para korban. Akhir literasi, semoga kegiatan kita bermanfaat dan memiliki dampak yang baik bagi pelajar dan dalam situasi ini. Salam satu jiwa, Arema!


Dokumentasi :


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...