Langsung ke konten utama

UM Komitmen Mitigasi Bencana, Melalui Kegiatan SPAB Terintegrasi Asistensi Mengajar (AM)

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM Universitas Negeri Malang terus berkomitmen terhadap program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). SPAB ini kemudian diintegrasikan melalui kegiatan Asistensi Mengajar (AM), salahsatu contoh kegiatan SPAB yang terintegrasi Asistensi Mengajar ini yang dilakukan oleh tim Asistensi Mengajar dari S1 Pendidian Akutansi Universitas Negeri Malang. 

Dwi Cahya bersama 6 Mahasiswa lainnya mengadakan Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran kepada Siswa SMKN 1 Turen. Dihadiri oleh seluruh Siswa Kelas X Jurusan Akutansi, Ketua Kelas X, Perwakilan OSIS dan Perwakilan PMR SMKN 1 Turen. Sosialisasi ini memiliki tema 'Cepat Tanggap Hadapi Bencana'.

Sejalan dengan itu sosialisasi ini bertujuan memberikan pengarahan dan informasi kepada siswa/siswi SMKN 1 Turen tentang pengetahuan dasar untuk menghadapi gempa bumi dan kebakaran serta memberikan edukasi tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi bencana gempa bumi dan kebakaran. 

Bertempat di Graha Saraswati SMKN 1 Turen pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB pada 30 Juni 2023 acara berjalan dengan lancar, peserta terlihat antusias dengan pemateri dari Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) Kabupaten Malang. Selain itu, acara ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah penyampaian materi secara ruangan kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua simulasi dilapangan.

Kepala program Keahlian Jurusan Akutansi SMKN 1 Turen   Retno Mayasari, S.Pd menyampaikan dalam sambutanya mengatakan potensi terjadi bencana gempa dan kebakaran di SMKN 1 Turen bisa kapan saja terjadi, sehingga dengan sosialisasi diharapkan bisa membawa ilmu yang bermanfaat bagi seluruh siswa. 

"Di SMK Negeri 1 Turen dulu pernah terdampak bencana gempa bumi, meski itu tidak terlalu parah. Namun demikian kita perlu waspada terhadap bencana yang ada. Kemudian saya melihat anak-anak ini kalau ada gempa bumi itu selalu panik. Harapan saya dengan adanya kegiatan ini, jika suatu saat bencana gempa bumi terjadi saya harapkan kalian tenang tidak berlali berjubel turun lewat tangga dengan keadaan panik. Sehingga kalian bisa menyikapi hal tersebut dengan tenang. Selain gempa bumi, dalam kegiatan ini ada juga sosialisasi mitigasi tentang kebakaran, yang mana itu dapat terjadi misal di laboratorium komputer karena korsleting listrik atau di labortorium boga karena kebocoran gas, disini saya juga berharap anak-anak bisa menyikapi hal tersebut dengan benar mungkin nanti bagaimana cara memadamkan api dengan APAR atau kain basah. Sehingga secara keseluruhan saya harapkan kalian yang datang di Graha Saraswati ini setelah selesai acara bisa membawa ilmu yang bermanfaat bagi diri pribadi maupun orang sekitar" Ujar Retno

Kepala sekolah SMKN 1 Turen yang diwakili oleh Humas Dra. Lilik Yulaika, M.Pd berharap siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai mitigasi bencana untuk diterapkan dan disebarluaskan kepada orang sekitar.

"Sebagai generasi penerus bangsa, tentunya kami harapkan anak-anak memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai mitigasi bencana. Kemudian anak-anak juga bisa menyampaikan pengetahuan yang di dapat dalam kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana ini kepada orang sekitarnya yang mana hal ini tentunya sangat bermanfaat di kemudian hari. Pesan kami, simak dengan baik kegiatan ini, serap ilmu yang ada di dalamnya dan kalian yang hadir di Graha Saraswati hari ini diharapkan menjadi frontliner kepada teman yang lain untuk menyampaikan pengetahuan mitigasi bencana yang ada dan tunjukkan bahwa kalian adalah anak-anak hebat" ungkap Lilik

Terakhir Dwi Cahya, Sebagai Koordinator AM berharap kegiatan Sosiaslisasi tersebut dapat memberikan rasa aman kepada siswa dalam melakukan kegiatan di sekolah serta lebih siap dan tidak panik dalam menghadapi bencana yang berpotensi terjadi.

"Resiko memakan korban dalam bencana gempa bumi dan kebakaran dapat diperkecil dengan adanya sosialisasi mitigasi bencana. Oleh karena itu program kegiatan ini kami tujukan kegiatan dan diharapkan akan memberikan edukasi terhadap siswa/siswi di SMK Negeri 1 Turen agar mereka dapat melakukan perlindungan terhadap diri mereka sendiri maupun orang lain sehingga meminimalkan terjadinya kerugian dan memperkecil adanya korban. Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana ini juga diharapkan dapat membuat siswa SMK Negeri 1 Turen merasa aman  dalam melakukan aktivitasnya di sekolah, lebih siap dan tidak panik dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana" Tutur Dwi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Menyala! Siswa Kelas 9B SMP Ibnu Rusyd Dampit Tampilkan Tarian Khas Lombok Damar Mesunar pada Malam Puncak Gelar Budaya Nusantara P5

  MALANG | JATINSATUNEWS.COM :  Melalui pertunjukan tari siswa kelas 9B SMP Ibnu Rusdy Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al-Manaf Dampit berkreasi dengan bebas. Nyatanya kreasi mereka harus diakui oleh kedua jempol tangan karena berhasil menyita perhatian para pengunjung panggung pertunjukan dengan seni tari yang dibawakan.  Lengkap dengan segala aksesoris yang melekat pada tubuh penari, gerakan tarian serta ekspresi yang dikeluarkan oleh mimik wajah menambah watak dan karakter semakin hidup. Pencahayaan yang dipilih serta musik pengiring juga telah menambah kuat pesan moral yang ingij disampaikan oleh penari kepada penonton.  Tari Damar Mesunar adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang sarat akan semangat gotong royong, persatuan, dan kekuatan alam. “Damar” merujuk pada lampu atau pelita, sedangkan “Mesunar” dalam bahasa Sasak berarti menyala atau bersinar. Melalui simb...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga negara yang bertugas mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, sekaligus mengatur dan mengawasi kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank, serta memberikan perlindungan dan edukasi bagi investor dan masyarakat luas terkait layanan jasa keuangan. Melaksanakan kegiatan penyuluhuan keuangan bertajuk 'waspada pinjaman online ilegal' terhadap masyarakat kecamatan Dampit, yang bekerjasama dengan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Dampit pada sabtu, (14/8/24).  Diikuti oleh 250 peserta dari dari perwakilan unsur organisasi diseluruh wilayah kecamatan dampit, yang berada dibawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Dampit dan tokoh masyarakat, acara ini digelar di Gedung Serbaguna Kantor Desa Pojok Kecamatan Dampit.  Tampak hadir sebagai mitra OJK, yaitu Muspika kecamatan Dampit yang terdiri dari Camat Dampit, Kapolsek Dampit, Danramil...