Langsung ke konten utama

PENGABDIAN MASYARAKAT YANG BERMAKNA: DOSEN UM TERLIBAT DALAM PROYEK DESA WISATA KEBANGSAAN WONOREJO DI SITUBONDO"

 


SITUBONDO | JATIMSATUNEWS.COM: Sebuah langkah berani menuju pemajuan dan pengembangan Desa Wisata Kebangsaan di Situbondo, Tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai Dr. Sri Untari.M.Si, dosen FIS prodi PPKn dengan anggota Dr. Agung Haryono. S.E.Ak.M.P dan seorang dosen yang berdedikasi dari Universitas Situbondo (UM) telah meluncurkan sebuah inisiatif berharga. Kegiatan pengabdian masyarakat yang bermakna ini bertujuan untuk melatih masyarakat lokal dalam pembuatan merchandise yang mencerminkan kekayaan budaya dan alam di daerah tersebut.

Bertempat di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, pada tanggal 20, dosen UM dibantu oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi Alfan Bramantya. S.Pd S2 PPKn, Aliyah Ardhana Riswari. S1 Psikologi, Sawung Satrya Penangsang S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat. telah dilaksanakan kolaborasi erat dengan komunitas setempat dan berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan pelatihan pembuatan merchandise atau souvenir atau cinderamata khas “WOKE” Wonorejo Kebangsaan. Pelatihan intensif mengenai desain dan produksi merchandise yang berkualitas dari akrilik menjadi cincin, kalung, gantungan kunci dan hiasan lainnnya.  Peserta pelatihan 10 orang dari unsur Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), 2 orang dari unsur Karang Taruna dan 2 orang dari Unsur Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Pelatihan ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik promosi modern menggunakan media sosial.

Kepala desa Wonorejo Bapak Sumanto Adi menyampaiakan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dr. Sri Untari.M.Si beserta Tim yang sejak tahun 2018 telah peduli dalam Pembangunan Desa Wisata dengan berbagai keterampilan bagi pemuda dan Wanita. Untuk itu beliau berpesan agar pelatihan ini diikuti dengan baik, sehingga peserta terampil membuat cinderamata yang bisa dijual kepada wisatawan yang datang, sehingga akhirnya dapat meningkatkan penghasilan. 

Menurut Dr. Sri Untari.M.Si menyatakan “inisiatif ini bukan hanya memberikan peluang bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan keterampilan dan menciptakan mata pencaharian baru, tetapi juga berpotensi meningkatkan daya tarik Desa Wisata Kebangsaan di Wonorejo, Situbondo di mata wisatawan”

hal ini senada pendapat bu Sri Suminto Adi (Ketua Penggerak PKK) yang menyatakan “keterampilan membuat merchandise atau cinderamata ini sangat bermanfaat bagi pemuda, dan perempuan untuk mendukung pengembangan Wonorejo sebagai desa wisata kebangsaan, Sri menyatakan keterampilan ini akan dilatihkan pada anggota lainnya, untuk itu beliau sangat berterima kasih pada Tim pengabdian UM yang selain melatih juga memberikan batuan, peralatan dan bahan untuk berlatih dilain waktu sehingga mahir”.

Dengan menciptakan merchandise yang unik dan berhubungan dengan budaya lokal, proyek ini memberikan manfaat ganda: mendukung perekonomian lokal sambil memperkenalkan keindahan dan kaya budaya Wonorejo Situbondo kepada dunia. Pengabdian masyarakat semacam ini mewujudkan semangat kemitraan yang berkelanjutan dan membangun fondasi yang lebih kuat menuju Desa Cerdas dan berdampak positif pada masyarakat luas.






 

Penulis: Aliyah Ardhana Riswari,

Mahasiswa S1 Psikologi

Pembantu pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...