Langsung ke konten utama

Mahasiswa Asistensi Mengajar Universitas Negeri Malang di SDN Lesanpuro 1 Kota Malang Menghadirkan Festival Sains dan Sosial yang Menarik

 


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Kegiatan Festival Sains dan Sosial (FESS) yang diadakan di SDN Lesanpuro 1 merupakan sebuah perayaan yang penuh warna dan makna. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan Parenting, Kartini, dan Edukasi (PARAS), menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat pada Selasa (29/4/25).

FESS bukan sekadar ajang pameran, melainkan sebuah platform yang mengajak siswa untuk menunjukkan kreativitas dan pengetahuan mereka di hadapan masyarakat sekolah. Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas bagi semua.

Di tengah keramaian acara, perwakilan dari setiap kelas tampil dengan percaya diri, mempresentasikan hasil media pembelajaran yang telah mereka siapkan. Setiap siswa membawa media yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif, seperti Poster Puzzle Pemilahan Sampah yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, atau About Family Culture yang merayakan keragaman budaya di Indonesia. Ada juga Pasang Pintar Tumbuhan yang mengajarkan bagian-bagian tanaman, Flora Fauna Explorer yang mengenalkan keanekaragaman hayati, serta 

Aksi Siklus Air yang menjelaskan perjalanan air di Bumi. Setiap presentasi diakhiri dengan sesi tanya jawab, memberikan kesempatan bagi pendengar untuk berinteraksi dan mendalami materi yang disampaikan. Para orang tua juga sangat antusias untuk mengikuti sesi tanya jawab dengan peserta didik yang sedang melakukan presentasi dari media pembelajaran yang mereka paparkan.

Ketika masuk pada pemaparan aksi siklus air dan perwakilan bertanya “apa yang terjadi ketika air terkena matahari” dengan semangat para siswa beserta para orang tua menjawab serentak “akan mengalami penguapan” dan semua pertanyaan-pertanyaan yang lain juga dijawab dengan sangat antusias. Ketika memasuki sesi demonstrasi aksi siklus air dan MC pada acara ini bertanya “siapa yang mau mencoba untuk menggunakan media aksi siklus air?” sontak suara nyaring keluar dari para siswa “saya”, dan kegiatan akhir berisikan kegiatan refleksi dengan menyebutkan pesan dan kesan selama kegiatan berlangsung. Dari kelas 4 yang diwakili oleh siswa yang bernama Jamal menyebutkan bahwa “Kegiatan sangat seru sekali”. Dan banyak siswa yang setuju dengan pendapat Jamal.

Melalui kegiatan ini, kita semua diajak untuk merenungkan peran kita dalam mendukung pendidikan yang berkualitas. FESS bukan hanya sekadar festival, tetapi sebuah gerakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Mari kita dukung dan berpartisipasi dalam setiap langkah menuju pendidikan yang lebih baik, karena masa depan anak-anak kita ada di tangan kita. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Instagram @am.um.sdnlesanpuro01.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...