Langsung ke konten utama

Hari Pahlawan: Mengembalikan Esensi Pendidikan Tinggi di Era Pemeringkatan

 


ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM : Hari Pahlawan adalah momen yang tepat untuk merefleksikan peran pendidikan tinggi dalam membangun bangsa. Namun, di tengah semangat nasionalisme, kita tidak bisa menutup mata terhadap realitas yang terjadi di dunia pendidikan tinggi kita. Pemeringkatan universitas telah menjadi obsesi yang merusak, menggeser fokus institusi dari tujuan utamanya: mencerdaskan bangsa dan mengatasi masalah nyata masyarakat.

Dampak paling merusak dari pemeringkatan adalah distorsi prioritas institusional. Universitas yang seharusnya fokus pada pendidikan berkualitas dan riset bermakna, malah menghabiskan sumber daya untuk konsultan ranking, akuntan yang "mengoptimalkan" data, dan administrator yang memanipulasi angka demi naik beberapa peringkat. Berapa banyak riset relevan lokal yang diabaikan karena dianggap tidak cukup "internasional"? Berapa banyak sumber daya yang dihabiskan untuk pemeringkatan yang seharusnya bisa diinvestasikan untuk laboratorium, beasiswa mahasiswa kurang mampu, atau kesejahteraan dosen?

Pertanyaan yang harus dijawab bukan "Bagaimana kita naik peringkat?" melainkan "Untuk apa universitas kita ada?" Jika jawabannya jelas - untuk mencerdaskan bangsa, mengatasi masalah nyata masyarakat, dan berkontribusi pada kemajuan kemanusiaan - maka ranking akan mengikuti dengan sendirinya, atau menjadi tidak relevan sama sekali.

Kita perlu mengubah paradigma pendidikan tinggi kita. Kita perlu fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Kita perlu menghargai riset lokal yang relevan, bukan hanya riset internasional yang seringkali tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat kita. Kita perlu menginvestasikan sumber daya kita pada hal-hal yang benar-benar penting, seperti pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Pada Hari Pahlawan ini, mari kita berjanji untuk mengembalikan esensi pendidikan tinggi kita. Mari kita fokus pada tujuan utamanya, bukan pada pemeringkatan yang hanya membawa kita ke jalan yang salah. Mari kita jadikan universitas kita sebagai lembaga yang benar-benar mencerdaskan bangsa dan mengatasi masalah nyata masyarakat.

Oleh : dr. Farid Eka Wahyu Endarto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...