Langsung ke konten utama

Program Pondok Jantung Sehat : Melaksanakan Edukasi dan Skrining Kesehatan untuk Tingkatkan Kesadaran Petani Desa Kembang akan Bahaya Penyakit Jantung

 

Pelaksanaan Program Pengabdian Desa Asal di Desa Kembang, Bondowoso, Jawa Timur

BONDOWOSO | JATIMSATUNEWS.COM : Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, mendapatkan program pemberdayaan kesehatan berkaitan dengan Optimalisasi Jantung Sehat untuk kelompok tani setempat. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan petani dalam mencegah penyakit jantung serta penanganan dasar jika terjadi kasus henti jantung di lapangan. Melalui pelatihan langsung, para petani dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai pola hidup sehat dan bantuan hidup dasar, yang diharapkan dapat mengurangi risiko fatalitas akibat serangan jantung di kalangan petani.

Program ini adalah program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh tim dosen Universitas Jember yang terdiri dari Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep. (Fakultas Keperawatan), Ninna Rohmawati, S.Gz., M.PH., dan Dr. Candra Bumi, dr., M.Si. (Fakultas Kesehatan Masyarakat). Melalui konsep agronursing, program ini mengintegrasikan kesehatan dan pertanian, menjadikan Desa Kembang sebagai model desa siaga jantung yang berfokus pada kesejahteraan para petani.

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama kematian secara global. Penyakit jantung juga dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau latar belakang, terutama jika individu tidak memiliki pola hidup sehat. Para petani di Desa Kembang memiliki risiko tinggi terkait penyakit jantung dan pembuluh darah yang berhubungan dengan pola hidup yang cenderung tidak sehat.

Maka dari itu, Tim pengabdian berupaya untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan kelompok tani dalam upaya pencegahan penyakit jantung dan penatalaksanaan bantuan hidup dasar pada henti jantung. Dalam pelaksanaan pengabdian ini, kami melibatkan tim mahasiswa dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember dalam pelaksanaan program pengabdian.
Edukasi tentang Jantung Sehat pada kelompok tani

Program Pondok Jantung Sehat ini dimulai dengan melakukan koordinasi awal bersama pemerintah Desa Kembang dan juga kelompok tani untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal mereka mengenai penyakit jantung. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Hal tersebut berguna sebagai deteksi dini masalah kesehatan atau faktor risiko penyakit kardiovaskular pada petani.

Program pengabdian masyarakat ini juga memberikan edukasi yang dilakukan selama beberapa kali pertemuan bersama kelompok tani. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang interaktif, dimana para petani mendapat informasi mendalam tentang jantung dan pembuluh darah, faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah pada petani, cara mengenali tanda dan gejala serta pencegahan penyakit penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Skrining kesehatan pada petani dengan melakukan cek tekanan darah dan cek kolesterol

Pada sesi selanjutnya, tim pengabdian juga memberikan beberapa pelatihan kepada kelompok tani, diantaranya pelatihan pemanfataan tanaman lokal Bunga Telang sebagai Teh yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan jantung. Kami memberikan pelatihan dalam mengelola bunga telang untuk menjadi salah salah satu minuman herbal yang dapat dimanfaatkan oleh petani dalam mengontrol tekanan darah.

Bunga telang sangat berlimpah di wilayah Desa Kembang dan dapat didapatkan dengan mudah, sehingga hal ini memudahkan masyarakat Desa Kembang untuk dapat memanfaatkan bunga telang sebagi salah satu minuman herbal kesehatan. Dari pelatihan ini kelompok yang terlibat dapat memahami manfaat dari bunga telang yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan jantung, terutama dalam mengontrol tekanan darah. 

Pelatihan pemanfaatan bunga telang sebagai minuman herbal

Kelompok petani juga dilatih tentang cara memberikan bantuan hidup dasar pada kondisi henti jantung. Momen ini menjadi kesempatan yang berharga bagi para petani untuk berlatih dan mempraktekkan resusitasi jantung paru. Diharapkan dengan hal tersebut dapat meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya peran mereka dalam penatalaksanaan bantuan hidup dasar pada henti jantung. Kegiatan ini diakhiri dengan post-test untuk mengukur pengetahuan petani setelah menerima informasi yang di dapat.

Pelatihan keterampilan bantuan hidup dasar

Harapan besar dari kegiatan ini yakni gabungan kelompok tani (gapoktan) Desa Kembang dapat menjadi contoh di Kabupaten Bondowoso dalam upaya pencegahan penyakit jantung dan kesiapsiagaan bantuan hidup dasar henti jantung, sehingga angka kejadian dan kematian penyakit jantung dan pembuluh darah dapat menurun di wilayah tersebut. Diharapkan masyarakat di seluruh negeri memiliki kesiagaan penyakit jantung, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...