Langsung ke konten utama

Di Tangan Mahasiswa KKN Unikama, Minat Literasi Tumbuh dan Inovasi Hidroponik di Atas Kolam Lele Hadir di Sitirejo

 

Siswa langsung terlibat, membuat pojok baca bukan sekadar fasilitas, tapi karya mereka sendiri
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Mahasiswa KKN Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menghadirkan inovasi literasi melalui Pojok Baca di Kelas 6 SD Negeri 03 Sitirejo. Seluruh siswa kelas 6 dilibatkan langsung dalam setiap tahap pembuatannya, termasuk menghias pojok baca dengan menempelkan cap tangan mereka di dinding kelas, didampingi mahasiswa KKN. Sehingga pojok baca ini benar-benar menjadi karya Bersama.

Pojok Baca menyediakan 34 buku bacaan berupa ensiklopedia, novel, komik, hingga buku pengetahuan umum, sebagai alternatif perpustakaan formal yang belum tersedia di sekolah. Kehadirannya memungkinkan siswa menikmati buku cerita, pengetahuan umum, dan bacaan edukatif tanpa harus menunggu perpustakaan resmi.

Kini, Pojok Baca menjadi warisan bermakna yang dapat dinikmati adik-adik kelas berikutnya. Program ini juga menyimpan kenangan antara mahasiswa KKN dan siswa kelas 6, Saffa, siswa kelas 6 SDN 03 Sitirejo mengungkapkan kegembiraanya atas diadakanya pojok baca yang mebuat suasana lebih seru dan menarik untuk belajar

“Terima kasih Kakak KKN Unikama sudah membuatkan Pojok Baca di kelas kami. Sekarang kami jadi lebih senang membaca, punya tempat seru untuk belajar, dan bisa menemukan banyak buku yang menarik.” Ujarnya.

Hidroponik di Atas Kolam Ikan Lele (Mina Padi), Menggabungkan ikan lele dan sayuran dalam satu sistem

Setelah menghadirkan inovasi literasi di sekolah, mahasiswa KKN Universitas PGRI Kanjuruhan Malang juga berinovasi dalam pemanfaatan lahan secara efisien dengan membangun hidroponik di atas kolam ikan lele. Tidak hanya di bagian atas kolam, tetapi juga di sekelilingnya ditanami sayuran seperti kangkung, cabai, selada, tomat, dan sawi dengan memanfaatkan galon bekas serta polybag sebagai media tanam sederhana. Program ini memadukan budidaya ikan lele dengan penanaman sayuran, sehingga menghadirkan lahan percontohan yang hijau, produktif,dan bernilai edukatif bagi masyarakat.

Semangat gotong royong mahasiswa terlihat sejak awal. Mereka menyiapkan bibit ikan dan sayuran, serta memanfaatkan galon bekas dan polybag sebagai pot ramah lingkungan. Sistem Mina Padi ini diharapkan menjadi contoh pertanian terpadu yang sederhana, praktis, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Implementasi Mina Padi menunjukkan potensi besar bagi warga. Integrasi budidaya ikan lele dan sayuran tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan warga melalui hasil panen.

Saat ditemui, yaitu Ika salah satu mahasiswa menyatakan puas atas program ini yang bertujuan meningkatkan minat literasi dan upaya penghijauan. 

Kami bangga telah menorehkan jejak KKN di Desa Sitirejo, meningkatkan minat literasi melalui Pojok Baca dan menghijaukan kolam lele dengan hidroponik.” ungkap Ika.

Kehadiran kedua program membawa angin segar bagi warga Desa Sitirejo. Lahan hidroponik di atas kolam ikan menjadi sarana edukasi dan praktik langsung, sementara Pojok Baca menghadirkan ruang kelas yang kreatif dan inspiratif. 

Kolaborasi mahasiswa dan warga mencerminkan nilai gotong royong yang masih kuat. Warga mendapatkan pendampingan langsung, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman nyata tentang pengabdian dan pemberdayaan. Dampak sosial yang tercipta meliputi penguatan hubungan antarwarga, lahirnya optimisme baru mengenai kemandirian desa, serta terbukanya peluang keberlanjutan di sektor pangan dan pendidikan.

Program Hidroponik di atas Kolam Ikan Lele dan Pojok Baca menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi pendidikan dan lingkungan. Kegiatan ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan pondasi berharga bagi masyarakat Desa Sitirejo untuk tumbuh menjadi desa yang mandiri, cerdas, dan berdaya saing.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Desa Sitirejo melangkah maju menuju masa depan yang lebih lestari dan berkelanjutan. Kedua program ini diharapkan tidak hanya menjadi inspirasi bagi KKN berikutnya, tetapi juga dapat dijadikan model pengembangan desa di berbagai daerah, serta membuka peluang lahirnya inovasi berkelanjutan yang membawa manfaat jangka panjang bagi warga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Ciptakan Inovasi Pembelajaran Kimia Berupa KIT KOVALEN Berbasis Game Education

  MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Materi ikatan kimia merupakan materi yang tergolong sulit untuk siswa kimia SMA, salah satunya dalam penggambaran struktur Lewis. Hal ini terjadi karena struktur Lewis merupakan model ikatan kimia yang selain mememrlukan keterampilan berpikir dan logika, dibutuhkan juga imajinasi penggambaran ikatan di dalam molekul-molekulnya. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami ikatan kimia, khususnya ikatan kovalen.  Kelima mahasiswa dapartemen kimia Universitas Negeri Malang mengembangkan sebuah media pembelajaran ikatan kovalen untuk meningkatkan konsep pemahaman siswa SMA berbasis game education yang disebut Kit Kovalen merupakan inovasi media pembelajaran dari bahan dasar catur yang dimanfaatkan kembali didesain semenarik mungkin  seperti puzzle yang nantinya siswa akan memperaktikan sendiri dengan pilihan kartu yang diambilnya. Sehingga pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Mereka adalah Ulfa Rahmawati, Fatimah A...

Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKep UNEJ Latih Kader Saung Tani CEKATAN Antirogo: Tingkatkan Kapasitas Skrining Kesehatan Petani

  Sumber: Dokumentasi Pribadi [Pembukaan Acara Pelatihan Cek Kesehatan Kader Saung Tani CEKATAN] JEMBER | JATIMSATUNEWS.COM :  Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, Tim PPK Ormawa HIMA S1/Ners melalui program Saung Tani Cekatan menggelar kegiatan pelatihan cek kesehatan bagi kader CEKATAN. Di Desa Antirogo pada Senin, (22/7/24).  Acara ini dihadiri oleh 30 kader tetap dengan pendampingan dari tim pelaksana, dan tim pendukung PPK Ormawa HIMA S1/Ners FKEP UNEJ dan Ns. Rismawan Adi Yunanto, S.Kep., M.Kep sebagai dosen pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kader CEKATAN agar mampu menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin bagi para petani di Antirogo. Program ini sebagai salah satu subprogram dari Saung Tani Cekatan untuk membentuk Desa Pertanian Sehat Antirogo.   Program ini merupakan subprogram yang pertama yang meliputi pelatihan dalam pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol serta penilaian kesehatan untuk mendeteksi ...

Mahasiswa PLS UM Ikut Andil Berikan Metode Pembelajaran Huruf Hijaiyah dengan Media Gambar dan Warna pada Peserta Didik TPQ Ainul Yaqin Pakisaji

    MALANG | JATIMSATUNEWS.COM :  Sekumpulan mahasiswa PLS UM mengadakan suatu program yang berkaitan dengan simulasi pembelajaran pada hari Rabu, 15 November 2023 yang melibatkan peserta didik jilid dua TPQ Ainul Yaqin yang berada di Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program pembelajaran yang dilaksanakan berupa pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media gambar dan warna dengan tujuan untuk membantu menstimulasi kemampuan motorik peserta didik. Materi yang disampaikan kepada peserta didik TPQ Ainul Yaqin menggunakan metode At-Tartil, yang mana anggota kelompok Mahasiswa PLS UM berperan sebagai pemateri. Penggunaan media dan sarana pembelajaran menggunakan alat yang sederhana, yaitu papan tulis, meja, karpet, alat peraga berupa kertas dengan huruf hijaiyah, Al-Qur’an, spidol, penghapus, kertas print dengan huruf hijaiyah, dan pensil warna. Selama proses pembelajaran dilakukan selama 60 menit. Awal pembelajaran diawali dengan salam, pembuka, dan perkena...